BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan menggelar kegiatan sumpah janji jabatan para ketua dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitian Pemilihan Kecamatan (PPK) sekota Balikpapan, yang dilaksnakan di aula Pemkot Balikpapan, Jumat (09/03/2018).

Hadir pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan  diantaranya Wakil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud serta seluruh camat dan lurah sekota Balikpapan, Kepala Bagian Pemerintahan serta sejumlah pejabat utama yang ada di lingkungan Pemkot Balikpapan.

Pengambilan sumpah janji jabatan ini dipimpin langsung Ketua KPU Kota Balikpapan, serta dihadiri  seluruh Komisioner KPU Kota Balikpapan dan Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Timur Rudiasnyah SE. Dan hadir pula ketua dan anggota Panwaslu Kota Balikpapan.

Anggota PPS dan PPK yang dilantik ini seluruhnya berjumlah 120 orang. Di mana untuk jumlah PPS ada 102 orang. Dan jumlah PPK sebanyak 18 orang. Anggota PPS ini bertugas di 34 kelurahan, dengan masing-masing kelurahan  3 orang PPS. Sedangkan anggota PPK bertugas di seluruh kecamatan di Balikpapan. Untuk masing-masing kecamatan terdiri dari 3 PPK.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dalam sambutannya mengatakan, bahwa PPS dan PPK ini tugasnya semakin berat pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019 yang datang. Ini berbanding jauh dengan tugas PPS dan PPK pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang akan digelar pada 27 Juni 2018 yang akan datang.

Pada Pemilu 2019 nanti, ujar Noor Thoha lagi, tugas PPS dan PPK ini beratnya luar biasa. Sebab pada Pemilu nanti, penduduk yang mempunyai hak pilih dan sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)sebagaipemilih pada Pemilu 2019 akan dihadapkan dengan 5 lembar surat suara dan lima buah kotak suara. “Kan itu nanti ada pemilihan anggota DPRD Kabupaten Kota, pemilihan anggota DPRD provinsi, pemilihan anggota DPR RI, pemilihan angota DPD RI dan pemilihan presiden. Kan ini luar biasa beratnya dibanding dengan PPS dan PPK pada Pilgub Kaltim ini. Sebab di Pilgub nanti hanya ada satu lembar surat suara dan satu kotak suara saja,” ujar Noor Thoha.

PPS dan PPK yang dilantik ini rata-rata adalah  PPS dan PPK yang bertugas saat Pilgub Kaltim tahun ini. Dari 102 anggota PPS sekota Balikpapan, hanya ada 12 orang yang baru. Sedang petugas PPK juga termasuk orang lama semua pada periode Pilgub Kaltim tahun 2018 ini. “Tadinya jumlah PPK itu 5 orang setiap kecamatan. Namun setelah dilakukan evaluasi, 3 orang saja. Hal ini  sesuai Undang Undang Nomor 7 Tahun 2018 tentang penyelenggara Pemilu, disebutkan untuk PPK berjumlah 3 (tiga) orang di setiap kecamatan,” pungkas Noor Thoha.