BALIKPAPAN—dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, KPU Kota Balikpapan menggelar rapat kerja yang dilaksanakan di aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Sabtu siang (10/03/2018).

Rapat Kerja ini dihadiri oleh Ketua dan  anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari seluruh kecamatan yang ada di Balikpapan. Dan ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 34 kelurahan sekota Balikpapan.

Hadir pada Rapat Kerja ini adalah Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, didampingi Komisioner KPU Kota Balikpapan, Endang Susilowati dan H Rudjito serta Kasubag Umum Sudirman SE dan Kasubag Teknis dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Balikpapan RR Suprasmi Retnaningsih SE.

Dalam rapat kerja ini yang menjadi  bahan pembahasan adalah untuk meningkatkan partisipasi warga untuk dengan melibatkan seluruh ketua dan anggota PPK dan PPS sebagai perpanjangan tangan KPU Kota Balikpapan.

Sebelumnya PPK dan PPS ini telah melakukan kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di seluruh rumah warga secara door to door. Untuk dilakukan pendataan dan pencocokan data pemilih dengan berdasar pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Balikpapan.

Proses tahapan Coklit yang dilaksanakan oleh PPDP selama 1 bulan sejak 20 januari hingga 18 Februari itu, hasilnya telah dolenolan di tingkat PPS pada tanggal 5 – 7 Maret 2018 dan di tingkat PPK pada tanggal 7 hingga 8 Maret 2018. Dan selanjutnya akan dilaksanakan Rapat Pleno Rekapitusasi Hasil Coklit di tingkat KPU Kota Balikpapan untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Semenatara (DPS) Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur tahun 2018

Pasca dilakukan Pencoklitan ini, tugas para PPS dan PPK selanjutnya adalah melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat untuk menghimbau dan mengajak masyarakat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencblos pilihannya, sesuai hati nurani.

Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati dihadapan peserta Raker menyampaikan, bahwa PPK dan PPS ini tugasnya bukan hanya melakukan pendataan saja. Tetapi juga melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat agar turut memilih pasangan calon yang diinginkannya. “Jadi tugas bpak ibu sekalian bukan sekedar melakukan pendataan dan pendaftaran saja. Tapi turut melakukan sosialisasi hingga masa pencblosan selesai dilakukan,” ujarnya.