BALIKPAPAN—Dalam rangka menyambut Pemilihan Umum pada 17 April 2019 tahun depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar pagelaran budaya yang dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah di tanah air. Pagelaran budaya ini sengaja dilakukan untuk memberi pesan langsung  kepada masyarakat bahwa tahapan Pemilihan Umum 2019 sudah dimulai.

Sama seperti KPU di daerah lainnya  KPU Kota Balikpapan ini yang akan menggelar pagelaran seni  budaya pada tanggal 21 April 2018 yang berlokasi di Lapangan Merdeka. Juga kegiatan ini akan diikuti oleh partai politik peserta Pemilu 2019, penyelenggara Pemilu dan instansi lain.

Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati mengatakan, pada pagelaran budaya ini akan ada banyak kegiatan yang atraktif yang pesertannya dari partai politik itu sendiri. “Dari enam belas partai politik yang menjadi peserta pagelaran budaya masing masing akan tampil membawakan kegiatan seni,” ujar Endang Susilowati.

Ia juga mengatakan, dalam pagelaran budaya tersebut akan ada banyak seni budaya tanah air yang akan ditampilkan. Seperti reog, debus, tari-tarian serta kegiatan seni lainnya. “Sementara baru ada  tujuh partai yang  akan menampilkan berbagai kegiatan seni. Yang jelas kami akan maksimal dalam menggelar kegiatan ini,” ujar Endang lagi.

Selain ditampilkannya kegiatan seni budaya yang ditampilkan oleh partai politik, juga akan ada bazar. Yang pesertanya dari partai politik dan masyarakat umum. “Kalau bazar ini, pesertanya bisa partai politik dan masyarakat umum. Namun khususn pagelaran dan stand pameran hanya diisi oleh parpol saja,” papar Endang lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, pagelaran budaya ini tidak menampilkan atribut atau alat peraga pasangan calon Gubenur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang saat ini sedang berlangsung. “Jadi dalam pagelaran budaya ini peserta tidak boleh menampilkan alat peraga kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Acara ini mutlak targetnya adalah launching maskot dan jingle Pemilu 2019. Jadi moment ini kami sampaikan adalah untuk menyambut Pemilu tahun depan, tidak ada agenda selain itu,” pungkas Endang.

Ia juga mengatakan, selain itu acara gelar budaya ini sebagai salah satu cara sosialisasi tentang tahapan Pemilu 2019 kepada masyarakat secara langsung, dengan menggaungkan kembali gerakan sadar demokrasi berawal dari keluarga dan lingkungan terdekat.