BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan mengggelar aksi penanaman pohon yang dilaksanakan di area Bendali IV Kelurahan Sungai Nangka, kecamatan Balikpapan Selatan, Selasa pagi (08/05/2017).

Aksi penanaman pohon yang bertajuk Penanaman Pohon Demokrasi ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh KPU Provinsi Kalimantan Timur kemudian diikuti oleh seluruh KPU dari seluruh kabupaten kota seprovinsi Kalimantan timur.

Hadir pada acara Penanaman Pohon Demokrasi ini diantaranya adalah Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha beserta seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan, Staff Ahli Bidang Pemerintahan Sekdakot Balikpapan Arbain Side. Kepala Kantor Kesbangpol Kota Balikpapan Ketut Rasna. Sejumlah pejabat yang tergabung dalam Forum komunikasi Pejabat daerah kota Balikpapan. Sejumlah Ketua dan Anggota dari PPK dan PPS Kecamatan Balikpapan Selatan. Serta hadir pula seluruh staff sekretariat KPU Kota Balikpapan.

Staff Ahli bidang Pemerintahan Sekdakot Balikpapan Arbain Side, dalam sambutan tertulis PLT Walikota Balikpapan yang dibacakannya mengatakan, bahwa aksi Penanaman Pohon Demokrasi sangatlah baik sebagai wujud nyata pelestarian lingkungan dan menjadikan Kota Balikpapan sebagai Kota yang hijau dan indah.

Sementara itu Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, bahwa aksi penanaman pohon yang dilakukan ini adalah bagian dari program KPU Provinsi Kalimantan Timur yang harus dilaksanakan oleh seluruh KPU Kabupaten Kota seKalimantan Timur. Dalam aksi ini, KPU Kota Balikpapan mengundang seluruh stake holder untuk turut serta berpartisipasi melakukan aksi penanaman pohon tersebut.

Lebih lanjut Noor Thoha mengatakan, bahwa saat ini KPU sedang disorot oleh Lembaga Lingkungan Hidup yang dinilai tidak ramah lingkungan. Seperti pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pada kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2018 ditemukan bahwa bahan-bahannya dari terbuat plastik, yang jelas tidak ramah lingkungan.

“Untuk itu sebagai bentuk kepedulian KPU terhadap lingkungan yang sering diterpa dengan kritikan-kritikan dari berbagai lapisan masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya. Maka dari itu KPU menerima seluruh masukan masukan kemudian membuat program yang kita beri nama Penanaman Pohon Demokrasi yang kita gelar hari ini,” ujar Noor Toha.

Ia juga berharap agar event penanaman pohon ini bisa dikembangkan oleh warga setempat, tidak hanya dilakukan secara simbolis yang dilakukan pada hari itu. Namun diharapkan agar masyarakat Kota Balikpapan turut serta melakukan aksi penanaman pohon serupa yang lokasinya tidak hanya di wilayah tertentu saja, namun juga dilakukan di tempat-tempat lain.

“Aksi penanaman pohon demokrasi ini juga sebagai upaya KPU untuk memberikan contoh kepada masyarakat betapa pentingnya pohon itu terhadap lingkungan. Untuk itu kita harus menjaganya. Salah satunya dengan melakukan penanman pohon yang kita lakukan seperti hari ini,” pungkas Noor Thoha.