BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan akhirnya menyelesaikan pendistribusian logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur 2018 pada Senin sore (25/07/2018).

Pendistribusian ini dimulai pada Sabtu pagi (23/06/2018) dengan melibatkan seluruh pegawai KPU Kota Balikpapan, mulai dari seluruh komisioner, sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani, seluruh Kasubbag, seluruh pegawai, mulai dari staff, tenaga pembantu hingga tenaga pendukung turut serta dilibatkan di dalam pendistribusian logistik Pilgub tersebut.

Pendistribusian logistic (Lihat table) ini didahului dengan melakukan distribusi ke daerah yang terjauh terlebih dahulu. “Kami mulai dari kelurahan Teritip dulu, disusul dengan seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Balikpapan Timur,” ujar H Rudjito, Komisioner KPU Kota Balikpapan Divisi Logistik kepada sejumlah wartawan.

Ia juga menyebutkan, bahwa dalam pendistribusian itu dalam satu kotak suara terdiri dari beberapa kelengkapan pencoblosan yang mencapai 16 item. Mulai dari  surat suara, tinta sidik jari, segel, alat coblos benang, paku dan bantalan. Karet. Sampul form model C – KWK dan beberapa form lainnya (lihat table).

Selain kotak suara, bilik suara dan pamphlet 4 paslon.  Logistic Pilgub Kaltim dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Mulai dari kantor KPU Kota Balikpapan hingga ke seluruh kantor kelurahan yang ada di Balikpapan. Dan semua logistik Pilgub yang ada di dalam kotak suara itu, seluruhnya digembok dan disegel dengan stiker bergambarkan lambang KPU RI.

Tuntasnya pendistribusian logistic Pilgub Kaltim 2018 ini ternyata sesuai dengan rencana yang telah disepakati sebelumnya. “Yah memang targetnya tiga hari. Satu harikan dua kecamatan. Tapi bukan bearti satu hari harus  2 kecamatan selesai didistribusikan. Bisa saja lebih. Dan Alhamdulillah, hari ini semua logistik Pilgub sudah selesai didistribusikan,” ujar Rudjito lagi.

Jumlah logistic untuk pencoblosan ini pun juga sesuai dengan rencana, yakni mencapai 1.363 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ditambah dengan 2,5% di setiap TPS sebagai logistic cadangan. Dan ada pula tambahan kotak suara yang khusus diperuntukkan bagi warga yang saat pencoblosan dirawat di beberapa rumah sakit dan juga bagi warga binaan di Lembaga Pemsyarakatan dan Rumah Tahanan.  “Setiap TPS itukan DPTnya beda beda, maka otomatis jumlah logistiknya juga berbeda beda. Termasuk cadangan logistic 2,5 persen juga berbeda setiap TPS. Begitu pula dengan warga yang dirawat di rumah sakit, kami juga siapkan. Seperti pasien yang dirawat di RSPB, Rumah sakit Bhayangkara, RST, Rumah Sakit Umum Balikpapan dan Rumah Sakit Kanujoso. Dan adalagi, yaitu warga binaan di Lapas dan Rutan,” papar Rudjito.

Usai pendistribusian logistik Pilgub Kaltim 2018 ini ke seluruh kantor keluarahan yang ada di Balikpapan. Maka keesokan harinya, atau pada tanggal 26 Juni 2018, semua logistik sudah harus berada di setiap TPS. “Jadi sehari sebelum pencoblosan atau pemungutan suara, semua logistik sudah ada di TPS. Paling lambat malam harinya, seluruh logistik wajib berada di TPS,” pungkas H Rudjito.

Rudjito juga menambahkan  waktu pemungutan suara dimulai pada pukul 08.00 Wita hingga pukul 13.00. “Kami juga berpesan, agar sebelum ke TPS warga yang memiliki hak pilih supaya membawa KTP Elektronik atau Surat Keterangan dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil. Serta jangan lupa membawa formulir C-6 yang sudah kami bagikan kepada seluruh warga Balikpapan yang memiliki hak pilih,” pungkasnya.