BALIKPAPAN—PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) rupanya mempunyai perhatian penuh terhadap proses berjalannya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur tahun 2018. Ini ditandai dengan adanya kedatangan Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Machnizon saat berkunjung ke Kantor KPU Kota Balikpapan, Selasa sore (26/06/2018).

 

Kedatangan Machnizon ini juga didampingi GM PLN Wilayah Kaltimra, Kepala PLN Kota Balikpapan Muhammad Syauqi serta hadir pula sejumlah manager dari lingkungan kantor PLN Kota Balikpapan. Mereka disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha S.Pd SH dan Sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani.

 

Dalam pertemuan tersebut, Machnizon menyampaikan, bahwa PLN menjamin ketersediaan listrik selama proses pemungutan suara hingga perhitungan suara. Bahkan untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik, PLN sampai sampai mendatangkan UPS atau Power Bank berkapasitas 40.000VA  di Kantor KPU Kota Balikpapan. “Ya kami sengaja meminjamkan UPS itu, untuk jaga jaga saja jika ada pemadaman listrik tang sifatnya situsional,” ujar Machnison.

 

Ia juga menambahkan, selain meminjamkan powerbank dan genset di seluruh Kantor KPU seKaltim, para petugas PLNpun turut serta diturunkan di seluruh Kantor KPU yang ada di Kalimatan Timur ini. Ia juga berharap agar selama dalam proses pemungutan dan perhitungan suara tidak terjadi adanya gangguan cuaca. “Ya, mudah-mudahanlah tidak ada gangguan cuaca. Kami juga pasti berharap agar itu tidak terjadi,” pungkas Machnizon.

 

Sementara itu, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, dirinya merasa surprise atas perhatian yang dilakukan PLN kepada KPU yang besok akan melakukan pemungutan dan perhitungan suara. “Saya salut terhadap PLN. Artinya PLN itu care kepada Pemilu. Artinya Pemilu ini menjadi sebuah bagian banyak pihak. Tidak hanya bagi penyelenggara saja, tetapi semua stake holder juga member atensi khusus penyelenggara Pemilu. Untuk itu kami sangat berterimakasih kepada seluruh jajaran manajemen PLN, atas perhatiannya, atas atensinya, mudah mudahan outputnya pada saat pemungutan dan perhitungan suara tidak ada pemadaman listrik, sehingga tidak mengganggu jalannya proses pemungutan dan perhitungan suara,” ujarnya.

 

Noor Thohapun berharap, agar apa yang telah dilakukan PLN terhadap KPU dengan meminjamkan power supply atau power bank dan genset itu diharapkan dapat terus dilakukan pada masa masa Pemilu yang akan dating. “Jadi sekali lagi saya sangat berterimakasih kepada PLN dan semoga ke depanya nanti, apabila ada Pemilu lagi, PLN akan kembali membackup untuk kelancaran pasokan listriknya di setiap Kantor KPU,” pungkas Noor Thoha.