BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar acara Penyampaian Hasil Verifikasi Perbaikan, Kelengkapan dan Keabsahan Dokumen Bakal Calon Anggota DPRD Kota Balikpapan serta Penandatangan Persetujuan Rancangan Daftar  Calon Sementara (DCS) Dalam Rangka Pemilihan Umum Tahun 2019, yang digelar di Aula KPU Kota Balikpapan (11/08/2018).

Hadir pada kegiatan ini diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, S.PD SH dan 4 komisioner KPU Kota Balikpapan lainnya, seperti Purwo Atmojo, H Rudjito, Sunawiyanto dan Endang Susilowati. Selain itu hadir pula Ketua Panwaslu Kota Balikpapan Ahmadi Azis SH. Dan tak ketinggalan LO dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat Kota Balikpapan.

 

Dalam pertemuan ini, KPU bersama sama seluruh LO Parpol Peserta Pemilu melakukan pemeriksaan Dokumen Rancangan Daftar Calon Sementara (DCS). Di semua Parpol untuk 6 Daerah Pemilihan yang ada di Kota Balikpapan.

    

Seteleh melakukan verifikasi adminitrasi, KPU mengumumkan, ada 596 Bacaleg yang sudah dinyatakan Memenuhi Syarat atau MS. Sedang sisanya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau TMS

 

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, bahwa mayoritas Bacaleg yang masuk TMS tersebut, kebanyakan adalah yang lupa atau tidak menyertakan ijazah yang telah dilegalisir. Kemudian ada persyaratan lain juga belum terpenuhi. “Yang paling banyak sih, mereka tidak melengkapi ijazah yang telah dilegalisir. Sisanya ada beberapa hal adminitrasi yang tidak dilengkapi. Maka mau tidak mau KPU menyatakan yang bersangkutan TMS,” ujar Noor Thoha kepada sejumlah wartawan siang itu.

Pada kesempatan ini pula, seluruh LO Partai Politik, usai memeriksa secara DokumenRancangan Daftar  Calon Sementara. Di mana yang menjadi perhatian serius adalah penyebutan nama dan gelar. Makanya ada beberapa partai yang terpaksa melakukan perubahan, terkait dengan penulisan nama dan gelar. “Tidak banyak sih yang menginterupsi. Intinya kan nama Bacaleg itu harus sesuai atau singkron dengan SILON,” papar Noor Thoha lagi.

 

Usai melakukan pemeriksaan secara rinci oleh seluruh LO Parpol siang itu, masing masing LO Partai menyerahkan Dokumen Rancangan Daftar  Calon Sementara kepada KPU Kota Balikpapan. Dan KPUpun juga memberikan Dokumen serupa kepada seluruh LO Parpol yang hadir siang itu.

 

Usai dilakukannya penyerahan Dokumen Rancangan Daftar  Calon Sementara tersebut, KPU Kota Balikpapan akan mempublikasikan DCS tersebut melalui media cetak mulai tanggal 12 hingga 14 Agustus 2018. Dan juga akan menayangkan di situs resmi di www.kota-balikpapan.kpu.go.id dan adapula selebaran yang sengaja dipasang di kantor KPU Kota Balikpapan hingga tanggal 16 Agustus 2018.

 

Ketua KPU Kota Balikpapan menyampaikan, bahwa publikasi melalui media cetak, kemudian website resmi milik KPU serta pengumuman yang dipajang di Kantor KPU itu dapat langsung direspon warga kota. Menurutnya, ada masa sanggah selama 3 hari yang diberikan kepada seluruh warga Balikpapan. “Silahkan kepada warga Balikpapan menyimak DCS Bacaleg tersebut. Kalau ada warga yang menemukan adanya salah satu Bacaleg yang disinyalir maupun diduga atau bahkan mengetahui persis, para Bacaleg tersebut  telah melakukan perbuatan tercela, maka jangan ragu-ragu lapor ke kami,” ujar Noor Thoha.

 

Ia juga menyampaikan, bahwa segala bentuk laporan yang diberikan ke KPU terkait adanya Bacaleg yang telah melakukan tindakan sewenang-wenang atau pun melanggar hukum, silahkan datang saja ke KPU. Namun Thoha menyebut, untuk melaporkan adanya Bacaleg yang telah melakukan pelanggaran hukum itu harus didasari dengan bukti-bukti yang lengkap. “Ya jadi tidak sembarangan melaporkannya. Harus dilengkapi bukti-bukti, saksi dan kronologisnya secara detail. Tidak boleh sembarangan melaporkannya. Dan siapapun warga yang melapor ini kita jamin kerahasiaannya,” pungkas Noor Thoha.