BALIKPAPAN—SMA Negeri 2 Balikpapan menggelar event Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS atau  Pemilos yang dilakukan layaknya Pemilihan Kepala Daerah, yang digelar di halaman SMA Negeri 2 Balikpapan, Selasa (16/10/2018).

 

Pemilihan Ketua OSIS ini  seperti replica dari pelaksanaan Pemilu. Sebab pada proses pemilihan itu, terdapat Tempat Pemungutan Suara atau TPS, Bilik Suara, Kotak Suara, Surat Suara lengkap dengan foto dan nama 3 pasang calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tinta sebagai tanda seseorang telah memilih serta  perangkat yang ada di TPS, seperti 7 orang KPPS, saksi dari 3 pasangan calon serta  linmas.

 

Pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 2 Balikpapan periode 2018/2019 ini terlihat begitu semarak. Betapa tidak, yang mengikuti pencoblosanpun berasal dari seluruh siswa, dewan guru beserta seluruh staff turut serta menjadi pemilih. Untuk jumlah pemilih sendiri kelas X berjumlah 324 siswa, kelas XI berjumlah 297 siswa, kelas XII berjumlah 294 siswa. Dan dewan guru beserta staff berjumlah 72 orang. Total jumlah pemilih mencapai  987 orang.

 

Ada 3 TPS saat proses pemilihan ketua OSIS ini berlangsung. Yaitu TPS 1 diperuntukan untuk siswa kelas X beserta guru guru yang mengajar di kelas X. TPS 2 diperuntukan siswa kelas XI beserta guru-gurunya. Dan TPS 3 diperuntukkan untuk kelas XII beserta guru guru yang mengajar di Kelas XII.

Sebelum proses pencoblosan berlangsung, 3 pasang calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini diberikan waktu 90 detik untuk melakukan kampanye di hadapan seluruh siswa dan dewan guru yang kala itu seluruhnya berkumpul di lapangan sekolah. Mereka adalah Nugroho Ari  Sandewo dari kelas XI MIPA 7 berpasangan dengan Rizky Irfan Fadillah dari kelas X IPS 6 dengan nomor urut 1. Sedang untuk nomor urut 2 adalah Aldhiano dari kelas XI IPS 1 berpasangan dengan Thalithaemanuella Sandrak dari kelas XI IPS 3. Dan yang terakhir Nomor Urut 3 adalah Gusti dari kelas XI IPS 1 berpasangan dengan Egidia Faalih Varian dari kelas XI MIPA 7.

 

Sebelum ke 3 pasang calon ini melakukan kampanye, Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati yang membidangi Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini merupakan replika Pemilu atau Pilkada. Di mana seluruh perangkat dalam proses pencoblosan tersedia saat proses berlangsung.

“Nah hari ini, kalian akan memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS kalian. Yang terpilih nanti, inilah yang memimpin kalian. Demokrasi ini adalah dari kalian untuk memimpinnya dan kembali kepada kalian lagi. Dan KPU Kota Balikpapan sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini,” ujar Endang Susilowati.

 

Lebih lanjut Endang mengatakan, bahwa para siswa yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilu 2019 yang akan datang, dihimbau untuk turut serta memilih Calon Presiden dan Wakil Presiden serta calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi  dan DPRD Kabupaten Kota. “Nah, karena ini memasuki masa kampanye kalian punya hak untuk menyimak visi misi dan orasi yang disampaikan oleh calon presiden dan wakilnya. Begitu pula calon anggota legislatifnya. Simak dan dengarkan mereka saat kampanye. Pilihlah yang menurut kalian baik  sesuai dengan hati nurani kalian,” ujar Endang lagi.

 

Saat Orasi dan kampanye ke 3 pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 2 Balikpapan ini, ketiganya bersuara lantang. Ingin menjadikan OSIS di sekolah tersebut menjadi jauh lebih baik.

 

Di area ini pula, selain berdiri 3 TPS, juga terpasang Alat Peraga Kampanye dari 3 pasangan calon secara lengkap. Mulai nomor urutnya, nama dan fotonya serta visi misi mereka juga tercantum di sebuah spanduk yang terpasang di beberapa penjuru lapangan sekolah tersebut.

Hebatnya, saat proses pemilihan berlangsung,  di mana seluruh siswa dari kelas X hingga kelas XII beserta guru dan staff sibuk mengantri untuk pemilih. Panitia menyajikan berbagai hiburan. Diantaranya sejumlah tari-tarian, paduan suara dan penampilan band. Hal ini sengaja dilakukan agar saat pencoblosan terlihat lebih semarak.

Panitia Pemilos  SMA Negeri 2 Balikpapan Dra Kusdwiani menyebut, sebelum pemilihan ini digelar. Pihak sekolah memberikan ruang kepada seluruh siswa untuk maju sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Dengan melalui penjaringan yang begitu ketat. “Sebelum pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS diawali dengan Majelis Permusyaratan Kelas atau disingkat dengan MPK. Kemudian perwakilan dari masing masing pengurus kelas tampil dan memasuki masa penjaringan melalui OSIS sendiri dan perwakilan guru. Setelah itu dilanjutkan dengan debat kandidat,” ujar Kusdwiani.

 

Sementara itu Wakil Kepala SMA Negeri 2 Balikpapan Drs Sumarno mengatakan, bahwa pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS seperti  ini adalah yang pertama kalinya digelar. “Sebelumnya sekolah ini tidak pernah melalukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS seperti ini. Di mana seluruh siswa dilibatkan, mulai dari kelas X hingga kelas XII. Bahkan saya, dewan guru beserta staff lainnya juga ikut serta memilih,” lanjut Sumarno.

Sumarno juga mengatakan, yang namanya pesta demokrasi seperti ini, diharapkan para siswa dapat bergembira saat proses pemilihan ini berlangsung. Sehingga menurutnya dalam demokrasi itu tidak ada yang dibuat susah. “Siapaun yang terpilih yah tetap bergembira. Walaupun pasangan calon yang diusung siswa tidak jadi, yah diharapkan para siswa tetap bergembira. Kegembiraan ini sebenarnya inti dari pesta demokrasi ini. Kegembiraan inilah inti dari pesta demokrasi yang digelar di SMA Negeri 2 ini,” ujar Sumarno lagi.

 

Proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini menurut Sumarno, diawali dengan proses penjaringan. Di mana para kandidat mempresentasikan visi misinya di hadapan sejumlah guru. Kemudian dilanjutkan dengan debat. “Saat debat berlangsung, ada panelis dari guru memberikan pertanyaan tentang program kerja bagaimana mengatasi permasalahan yang akan timbul saat pelaksanaan. Dan itu panelisnya adalah guru semua. Jadi dari awal sampai akhir melibatkan guru,” papar Sumarno lagi.

 

Ia juga mengatakan, terselenggaranya Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMA Negeri 2 Balikpapan ini tak lepas dari perhatian KPU Kota Balikpapan dalam memberikan bimbingan  dan penyuluhan. Bahkan KPU juga meminjamkan beberapa sarana, seperti kotak suara, bilik suara, bantalan dan paku, serta tinta sebagai pemberi tanda seseorang telah memlih. “Saya ucapkan terimakasih  yang setinggi-tingginya kepada KPU Kota Balikpapan, yang dalam hal ini sudah memberikan perhatian  maksimal dan meminjamkan beberapa perangkat pencobloan. Sekali lagi kami sangat berterimakasih kepada KPU Kota Balikpapan,” pungkas Sumarno.

 

Setelah proses pencoblosan selesai. Maka setiap TPS melakukan perhitungan suara. Dan dari semua TPS melakukan  perhitungan akhir, yang hasilnya Pasangan nomor urut 1  Nugroho A.S dan Irfan Fadillah  meraih 389 suara. Kemudian Pasangan Nomor Urut 2 Aldhiano dan Thalita E. S memperoleh  189 suara. Dan untuk Pasangan Nomor Urut 3 Gusti dan Egidia Varian memperoleh 300 suara.

 

Dengan demikian pasangan calon Nomor Urut 1 Nugroho As dan Irfan Fadillah dinobatkan sebagai pemenang dengan perolehan suara terbanyak sebanyak 389 suara.

 

Saat perhitungan suara ini, total pemilih mencapai 901 suara. Dengan rincian suara yang syah sebanyak 878 suara. Sedang suara tidak syah sebanyak 23 suara.