BALIKPAPAN—Mendekati datangnya logistik baru untuk penyelenggaraan Pemilu 2019, KPU Kota Balikpapan secara simbolis melakukan penghitungan jumlah logistik Pemilu, yang dilakukan di Aula KPU Kota Balikpapan, Kamis (18/10/2018).

 

Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati mengatakan, bahwa membuka kotak suara dikarenakan akan masuk lelang. Di mana seluruh logistik, mulai dari kotak suara berbahan alumunium, bilik suara serta surat suara, akan dikumpulkan di depan halaman kantor KPU Kota Balikpapan.

 

Jadi semua kotak suara yang berbahan alumunium itu akan dilelang. Begitu pula isinya seperti surat suara beserta kelengkapan lainnya akan dimusnahkan. Bahan bahan yang akan dimusnahkan tersebut menurut Endang Susilowati bermacam macam. “Ada kotak isinya surat suara. Adapula yang isinya surat formulir, termasuk plano, DPT, formulir C7 dan lain sebagainya itu yang akan kami bersihkan,” ujar Endang lagi

Sementara itu, jumlah kotak suara yang akan akan dilelang tersebut adalah kotak suara saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang beberapa waktu lalu dilaksanakan berjumlah 1360 buah. Kemudian ditambah dengan stok yang ada di gudang KPU Kota Balikpapan sehingga berjumlah 2.060 kotak suara.

 

“Jadi semua kotak itu nantinya akan dilelang melalui KPKNL. Namun mengenai waktunya masih belum tau kapan. Yang jelas tugas kami adalah mengosongkan gudang kami untuk menyambut datangnya logistic Pemilu 2019. Dan seperti diketahui, bahwa kotak suara yang akan digunakan nanti tidak lagi alumunium, namun berbahan kardus dengan desain transparan,” pungkas Endang Susilowati.

 

Saat melakukan pengecekan logistik Pemilu ini, juga hadir anggota Bawaslu kota Balikpapan Ahmadi Azis serta beberapa personil dari Polres Balikpapan. Mereka dengan seksama melihat isi dari setiap kotak suara yang diperiksa. Untuk dikumpulkan, mana yang akan dimusnahkan dan untuk kotak suara ditempatkan di halaman KPU Kota Balikpapan.

Sementara itu Anggota Bawaslu Kota Balikpapan Ahmadi Azis mengatakan,  bahwa kehadiran Bawaslu kala itu untuk mengawasi proses yang dilakukan KPU Kota Balikpapan dalam melakukan pembukaan surat suara. “Memang aturannya begitu. Semua logistik yang pernah digunakan saat Pilwali hingga Pilgub Kaltim yang lalu, di mana KPU sebagai penyelenggaranya, harus disaksikan oleh Bawaslu dan dari kepolisian ,” ujar Ahmadi Azis.

 

Ahmadi Azis pun mengakui, pasca dirinya bersama sama KPU Kota Balikpapan dan kepolisian saat melakukan pengecekan logistik Pemilu dikatakanya tidak kendala sama sekali. “Jadi kami kan ini hanya melihat dan mengecek, semuanya aman lah. Dan yang jelas kotak suara yang berbahan alumunium itu akan dilelang. Dan nantimya pada Pemilu 2019, kotak suara sudah berubah. Yaitu kotak suara yang transparan atau tembus pandang,” pungkasnya.