Sab. Agu 24th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Gelar Evaluasi Keuangan Pemilu 2019 Bagi badan Adhoc

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan menggelar Rapat Kordinasi dengan agenda Evaluasi Keuangan Pemilu 2019 Bagi Badan Adhoc, yang dilaksanakan di aula kantor KPU Kota Balikpapan, Rabu (5/12/2018).

Acara tersebut diantaranya adalah ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sekota Balikpapan, ketua dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) sekota Balikpapan. Dan seluruh sekretaris dari seluruh PPK dan PPS seBalikpapan.

Rakor evaluasi keuangan Pemilu 2019 ini dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani didampingi bendaharawan KPU Kota Balikpapan.

Dalam Rakor ini ada beberapa hal yang dibahas, diantaranya membahas tentang evaluasi keuangan badan adhoc untuk Pemilihan Presiden dan Pemilihan Calon Legislatif pada Pemilu 2019 yang akan datang. “Karena ini mendekati akhir tahun, makanya supaya tidak ada hambatan hambatan dan semua kegiatan dapat terbayarkan,” ujar Syabrani.

Lebih lanjut Syabrani menyampaikan, biasanya di akhir tahun itu percepatan serapan itu perlu dievaluasi lagi. “Untuk itu, di dalam pertemuan ini kami menyampaikan kepada seluruh PPK dan PPS mana-mana yang belum terbayarkan. Inikan ada beberapa hambatan terkait dengan keuangan PPK dan PPS. Karena masalah honor, terkait dengan nomor rekening. Sebab semua honor PPK dan PPS itukan dibayarkan melalui bank dan langsung masuk ke rekening yang bersangkutan,” papar Syabrani.

Syabrani juga mengatakan, ada beberapa anggota PPS dan PPK yang mengalami hambatan dikarenakan nomor rekening beberapa anggota PPK dan PPS tersebut ada yang berbeda. Sehingga berdampak menghambat masuknya honor ke anggota PPS dan PPK. “Karena adanya hambatan terkait nomor rekening di beberapa anggota PPS dan PPK yang berbeda, akhirnya mengalami hambatan semuanya,” ujarnya.

Dalam rapat ini, yang menjadi pembahasan adalah honor untuk PPK dan PPS dan honor sekretariat. Di mana semua anggota PPK,PPS dan sekretariat mendapatkan honor setiap bulan. Selain mendapat honor setiap bulan, para anggota PPK, PPS dan sekretariat ini akan mendapatkan dana transport apabila ada kegiatan.

ia juga menyampaikan, terkait dengan adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota PPS beberapa waktu lalu, diantaranya masih ada yang belum memberikan nomor rekeningnya ke KPU. Inilah justru berdampak pada anggota PPS yang lain, sehingga pembayaran honornya sedikit mengalami hambatan, akibat masih adanya anggota PPS yang PAW tersebut belum menyerahkan nomor rekeningnya. “Untuk itu kami berharap kepada anggota PPS yang baru itu segera memenuhi apa apa yang kami minta,” kata Syabrani lagi.