BALIKPAPAN—Sejumlah organisasi kemahasiswaan dari berbagai kampus sekota Balikpapan menghadiri acara Diskusi Demokrasi yang digelar di Aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Selasa pagi (11/12/2018).

Para organisasi kemahasiswaan itu terdiri dari GMNI, PMII, Kammi, GPSB dan Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Universitas Balikpapan.

Kehadiran para aktifis civitas academika sekota Balikpapan ini disambut hangat oleh seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan. Di mana dalam pertemuan bertemakan Diskusi Demokrasi ini, seluruh komisioner hadir. Diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, Endang Susilowati, Sunawiyanto, Purwo Atmojo dan Rudjito.

Dalam pertemuan itu, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan, bahwa pada hari Rabu 17 April 2019 yang akan datang, akan digelar Pemilihan Umum yang digelar secara serentak di seluruh pelosok tanah air. Dan saat ini KPU tengah mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan terselenggaranya pesta demokrasi Pemilu 2019 yang digelar 5 tahun sekali itu.

Di hadapan sejumlah aktifis mahasiswa yang hadir pagi itu, Noor Thoha mengatakan, bahwa peran mahasiswa teramat penting dalam demokrasi di Indonesia. Sebab selain sebagai pemilih pemula, mahasiswa termasuk salah satu perwakilan masyarakat ketika mensuarakan rakyat melalui demontrasi yang sering dilakukan mahasiswa. “Teman-teman ini kan selain menjalani pendidikan di kampus, juga aktif di organisasi kemahasiswaan. Di mana teman-teman dengan melalui organisasinya sering melakukan kegiatan positif. Salah satunya melakukan aksi demontrasi menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujar Noor Thoha.

Ia juga menyampaikan, peran mahasiswa sejauh ini juga turut berperan penting di dalam memantau proses pemerintahan yang ada saat ini. Bahkan tak jarang mahasiswa melakukan aksi demontrasi berskala nasional di saat ada kebijakan kebijakan pemerintah yang menurut mahasiswa tidak memihak kepada rakyat.

Di dalam moment seperti Pemilu 2019 inilah, KPU Kota Balikpapan mengajak para aktifis mahasiswa untuk sama sama menyuksekan Pemilihan Umum yang digelar pada hari Rabu 17 April 2019 yang akan datang.

Noor Thoha juga berpesan, agar para mahasiswa ini juga berperan aktif mengajak masyarakat untuk turut serta memilih pada Pemilu nanti. Di mana saat masa kampanye seperti sekarang ini, masyarakat disuguhkan dengan maraknya gambar gambar atau foto foto para Calon Legislatif yang bertebaran di hampir seluruh pemukiman yang ada di kota Balikpapan.

Dari banyaknya gambar atau foto yang terpasang di beberapa lokasi itu, KPU Kota Balikpapan mengajak mahasiswa agar mampu menilai dengan menggunakan hati nurani saat memasuki Tempat Pemungutan Suara atau TPS. Pada Pemilu 17 April 2019, para pemilih akan mendapatkan 5 lembar surat suara. Satu lembar untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. 4 lembar surat suara untuk pemilihan anggota DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi Kaltim dan DPRD Kota Balikpapan. “Nah teman teman di sini kan sudah mengerti, siapa saja yang akan kalian pilih. Gunakan hati nurani kalian saat memasuki bilik suara. Ingat benar benar nama nama calon legislatif yang akan kalian pilih,” pesan Noor Thoha.

Pada kesempatan ini pula, Noor Thoha mengajak para mahasiswa agar tidak ikut ikutan masuk dalam kelompok golongan putih atau Golput. Di mana Golput ini selalu tidak memanfaatkan suaranya di saat saat Pemilu atau Pilkada.

KPU Kota Balikpapan juga memastikan kepada para mahasiswa yang hadir pagi itu, agar sudah terdaftar sebagai pemilih dan masuk dalam DPT atau Daftar Pemilih Tetap. “Teman-teman juga bisa mendownload aplikasinya di play store di HP Android kalian. Silahkan masukkan nomor induk kependudukan atau NIK dan nama kalian di sana. Jika sudah terdaftar, pasti nama kalian akan muncul,” ujar Noor Thoha.