Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Sejumlah Komunitas Hadiri Diskusi Demokrasi yang Digelar KPU Kota Balikpapan

BALIKPAPAN—Sejumlah Komunitas dari berbagai kalangan menghadiri acara Diskusi Demokrasi yang digelar di Aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Rabu (12/12/2018).

Komunitas yang kebanyakan terdiri dari puluhan anak anak muda itu terdiri dari mahasiswa Politeknik Balikpapan, Serumpun Lima Studio, Komunitas Cinta Balikpapan atau KCB, Stand Up Comedy Balikpapan, Komunitas Cakep Balikpapan, Komunitas Gerakan Peduli Sampah Balikpapan, Rombongan Sirkus Balikpapan, Pecinta Alam Balikpapan dan Inspirasi Muda Kaltim.

Hadir pada kesempatan itu 2 komisioner KPU Kota Balikpapan, yaitu Endang Susilowati dan Sunawiyanto. Yang secara bergantian menyampaikan materi tentang Pemilihan Umum yang akan digelar pada 17 April 2019 yang akan datang.

Di hadapkan sejumlah peserta, Endang Susilowati menyampaikan tentang beberapa informasi terkait Pemilu. Mulai dari tahapan kampanye hingga tahapan pencoblosan nanti. Ia juga menyampaikan di hadapan sejumlah peserta agar peserta yang hadir siang itu sudah masuk ke dalam DPT atau Daftar Pemilih Tetap. “Teman teman diharapkan saat ini sudah masuk dalam DPT. Apakah kalian sudah memiliki KTP elektronik,” ujar Endang seraya bertanya kepada peserta yang hadir saat itu.

Ia juga mengatakan, bahwa untuk dapat masuk sebagai pemilih, syarat utamanya adalah berusia 17 tahun dan memiliki KTP Elektronik atau yang sudah menikah. “Jadi diantara teman teman yang sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki KTP elektronik, atau sudah menikah, memiliki hak memilih pada Pemilu yang akan digelar pada hari Rabu 17 April 2019 yang akan datang. Jadi pastikan diri kalian sudah masuk DPT,” ujar Endang Susilowati.

Untuk memastikan para peserta masuk dalam DPT, Endang menyampaikan agar para peserta dapat mengunjungi Panitia Pemungutan Suara atau PPS yang kantornya berada di setiap kelurahan yang ada di Balikpapan. Bagi peserta yang sempat mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang digelar beberapa waktu lalu, menurut Endang Susilowati, maka namanya dipastikan terdaftar dalam DPT.

Endang juga menyampaikan, selain mengunjungi PPS untuk memastikan terdaftar atau tidaknya seorang warga negara bisa memilih pada Pemilu 2019, peserta juga dapat mengetahui dengan mendownload langsung di aplikasi android bernama KPU RI Pemilu 2019. “Silahkan download KPU RI Pemilu 2019 di play store android teman teman sekalian. Di sana kalian tinggal memasukan nama dan Nomor Induk Kependudukan atau NIK, maka jika sudah terdaftar otomatis nama kalian akan tercantum di sana,” ujarnya.

“Sebelum pemilihan gubernur Kaltim lalu, KPUkan sempat melakukan pencocokan dan penelitian atau Coklit yang dilakukan KPU dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah. Saat itu KPU mendata, siapa saja yang bisa ikut sebagai pemilih berdasarkan tempat tinggal dan sesuai dengan kartu keluarganya,” imbuh Endang Susilwati.

Setelah menyampaikan materi, giliran Sunawiyanto yang menjadi pemateri. Di hadapan para peserta Sunawiyanto mengatakan, betapa pentingnya suara bagi setiap warga negara. “Satu saja dari teman teman sekalian yang nanti ikut memilih sangat berpengaruh dalam masa depan bangsa dan negara,” ujar Sunawiyanto.

Di Indonesia ini, lanjut Sunawiyanto menganut sistem demokrasi. Di mana sistem pemerintahannya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. “Nah di Pemilu inilah peran serta rakyat menentukan pemimpinnya. Dan juga menentukan wakilnya di parlemen, baik itu di DPRD kota, provinsi hingga DPR RI,” ujar Sunawiyanto.

Dalam pertemuan yang bertemakan Diskusi Demokrasi ini, komisioner lebih banyak memberikan kesempatan kepada peserta yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi tentang kepemiluan. Sehingga tampak jelas dalam pertemuan itu suasana saling tukar pikiran dan diskusi hangat hingga acara selesai digelar.

Di penghujung acara, para peserta berkesempatan mengunjungi Rumah Pintar Pemilu Semayang atau RPP Semayang. Di tempat ini tampak jelas terlihat kumpulan surat suara calon walikota dan gubernur pada periode Pilkada dari masa ke masa. Mulai dari surat suara pemilihan walikota Balikpapan dan surat suara pemilihan gubernur Kaltim beberapa periode yang lalu.

Di RPP ini pula para peserta berkesempatan menyaksikan film dokumentar di ruangan khusus. Di mana ruangan ini sengaja dikemas layaknya bioskop berukuran kecil lengkap dengan proyektor berukuran besar dan suara yang tak jauh berbeda dengan bioskop.

Usai mengunjungi seluruh ruangan yang ada di RPP Semayang,para peserta diberi kesempatan untuk membubuhkan tandatanganya di sebuah papah tulis berwarna putih. Papan tulis ini sengaja dibuat KPU Kota Balikpapan agar peserta yang pernah mengunjungi RPP tersebut dapat membubuhkan tandatangannya sekaligus memberikan kesan dalam bentuk tulisan.