Sel. Sep 24th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Kursus Kepemiluan

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan seolah tiada henti untuk melakukan sosialisasi, mulai dari kalangan dewasa hingga kalangan pelajar dan mahasiswa. Diantaranya dengan mengadakan Kursus Kepemiluan yang digelar di Aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Selasa-Rabu (18-19/12/2018).

Kursus Kepemiluan ini diikuti oleh sejumlah perwakilan siswa dari beberapa SMA/SMK dan perwakilan dari berbagai universitas yang ada di Kota Balikpapan.

Hadir pada acara Kursus Kepemiluan itu diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, Endang Susilowati, Sunawiyanto, Purwo Atmojo dan H Rudjito.

Kursus Kepemiluan yang digelar kali ini sedikit berbeda dengan kegiatan sosialisasi sebelumnya. Sebab pada Kursus Kepemiluan ini, tidak saja memberikan materi yang disampaikan oleh sejumlah kominsioner, namun ada pula kegiatan selingan berupa sejumlah permainan yang menarik, sehingga Kursus Kepemiluan ini terlihat menyenangkan, tanpa meninggalkan materi yang diberikan. Permainan atau games ini dibuat secara secara berkelompok dari 25 peserta yang hadir saat itu. Masing masing kelompok terdiri dari 6 hingga 7 orang. Sehingga ada 4 kelompok saat games dilakukan.

Kegiataan semacam ini sengaja dilakukan Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati, di mana Endang memang piawai menjadi pemateri agar suasana Kursus Kepemiluan itu tidak monoton, bahkan harapannya justru menghibur. Ini dibuktikan dengan tingginya antusisasme peserta saat mengikuti beberapa games yang dibuat Endang tersebut.

Endang Susilowati mengatakan, tujuan dari Kursus Kepemiluan ini dibuat untuk menyampaikan, di mana setiap pelaksanaan Pemilu itu membutuhkan mekanismie dan proses yang panjang. “Sehingga hal hal seperti ini kita sampaikan kepada peserta, minimal mereka mengetahui. Bahwa nanti saat hari pemungutan suara, itu membutuhkan proses yang panjang dan dengan biaya yang tidak sedikit,” ujar Endang Susilowati.

Ia juga menambahkan, dengan proses yang panjang dan dibutuhkannya dana yang sangat besar itulah KPU sengaja melakukan kegaiatan ini, “Dan akan sayang sekali dengan proses yang panjang itu dan biaya tidak sedikit itu, mereka yang sudah memiliki hak pilih, tetapi tidak memenuhi hak pilihnya pada saat pemungutan suara. Untuk itulah kami mengajak pemilih pemula ini, untuk mengikuti kegiatan yang digelar dua hari ini. Agar setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan mereka dapat bersosliasi di lingkungannya,” papar Endang Susilowati.

Lebih lanjut Endang mengatakan, untuk mendirikan sebuah negara demokrasi dan membuat negara itu besar karena demokrasinya, dibutuhkan peran serta yang aktif dari seluruh masyarakat. “Kalau masyarakat itu tahu tentang proses Pemilu itu tidak mudah dan tidak murah, tentu mereka juga akan merasakan, bahwa hak pilihnya itu sangat berharga dan mereka dengan sukarela untuk datang ke TPS saat pencblosan nanti,” imbuh Endang Susilowati.

Begitu pula dengan games games atau permainan yang dilakukan oleh peserta itu menurut Endang Susilowati, selain memberikan metode ice breaker, sejumlah permainan yang diberikan kepada peserta itu bertujuan untuk menghiburkan mereka sekaligus memvisualisasikan apa yang didapat peserta selama 2 hari mengikuti Kursus Kepemiluan tersebut.

Games games tadi itu merupakan upaya KPU Kota Balikpapan yang sengaja dilakukan kepada para peserta secara berkelompok, dengan tunjan untuk memvisualisasikan proses pemilihan atau pemungutan suara. Diantaranya kotak suara, yang sekarang sedang hangat diperbincangkan. Bahkan sedang viral terkait kotak suara yang dikhawatirkan tidak aman.

“Yang menjadi perbincangan di masyarakat akhir akhir ini adalah kotak suara yang dimaksud itu tidak aman dalam unsur bahannya, juga tidak aman dalam proses pengamanannya saat distribusi kotak suara dari TPS ke PPKnya. Nah, tadi adik adik sudah melihat secara langsung dan berusaha memvisualisasikan, bahwa kotak suara yang kita buat sekarang itu bukanlah kardus sembarangan. Ternyata ini kardus yang luar biasa. Karena kardus ini bahannya adalah duplex. Sangat jauh berbeda dengan kardus pada umumnya. Dan dengan kegiatan inilah, kami berharap kepada para mahasiswa maupun pelajar selaku pemilih pemula yang mengikuti kegiatan ini, agar dapat mensosialisasikannya di lingkungan mereka masing masing,” pungksnya.

Usai acara Kursus Kepemiluan tuntas dilaksanakan, seluruh peserta yang hadir itu mendapatkankan sertfikikat yang diterbitkan oleh KPU Kota Balikpapan.

Kegiatan semacam ini sudah beberapa kali dilakukan, seperti menggelar sosialisasi dengan mengundang kaum ibu ibu dari berbagai kelompok, seperti PKK, komunitas, kaum disabilitas, sejumlah organisasi kemahasiswaan sekota Balikpapan. Bahkan dalam 2 bulan belakangan ini KPU Kota Balikpapan sudah melakukan sosialisasi di seluruh SMA/SMK sekota Balikpapan, dengan tema KPU Goes To Scholl yang penyampaian sosialisasinya dilakukan melalui upacara bendera yang rutin digelar setiap hari Senin. Di mana setiap komisioner menjadi inspektur upacara saat sosialisasi ketika upacara bendera itu digelar.