Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Lantik Anggota PPK dan PPS yang Baru

BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan kepada anggota PPK dan PPS yang baru, yang dilaksanakan di Ball Room Sea View, Menara Hotel Bahtera Balikpapan, Rabu pagi (9/1/2019).

Dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan itu, terdiri dari 2 orang anggota PPK dan 6 orang anggota PPS. Dengan mengenakan pakaian seragam baju berwarna putih dan celana berwarna hitam. Mereka berbaris dengan rapi, saat acara berlangsung.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, serta hadir pula seluruh Komisioner KPU Kota Balikpapan, diantaranya Endang Susilowati, Sunawiyanto, H Rudjito dan Purwo Atmojo. Dan hadir pula seluruh sekretaris PPK dan PPS sekota Balikpapan.

Saat Ketua KPU Kota Balikpapan membacakan sumpah jabatan, seluruh anggota PPK dan PPS yang dilantik itu mengikuti apa yang dibaca oleh Noor Thoha dan disumpah di atas kitab suci Alquran yang dilakukan oleh seorang rohaniawan. Setelah itu salah seorang dari mereka yang dilantik itu membacakan Pakta Integritas.

Pelantikan ini digelar bersamaan antara PPK dan PPS sekota Balikpapan. Seperti 2 orang anggota PPK yang dilantik ini. Pelantikan ke 2 anggota PPK ini terpaksa baru bisa dilakukan, dikarenakan ke 2 orang tersebut berhalangan hadir, saat pelantikan PPK yang digelar pada 2 Januari 2019 lalu.

“Kan setelah terbitnya putusan MK yang menyatakan jumlah PPK kembali 5 orang, maka kami segerakan untuk melakukan pelantikan. Namun sayang, pada pelantikan itu yang hadir hanya 10 orang. sedang 2 orangnya masih di luar daerah. Maka otomatis ke 2 orang itu wajib mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada hari ini, 9 januari 2019,” ujar Noor Thoha.

Lebih lanjut Noor Thoha mengatakan, terkait dengan pelantikan 6 orang anggota PPS itu, dikarenakan ada anggota PPS yang naik menjadi anggota PPK. Ada pula anggota PPS yang mengundurkan diri, dikarenakan kesibukan dan ada pula dikarenakan sakit. Sehingga kekosongan anggota PPS itu diisi oleh penggantinya yang sudah pernah mendaftar sebagai anggota PPS. “Nah dikarenakan hari ini ada kegiatan bimbingan teknis, maka kita serentakan saja acara pelantikan PPK dan PPS ini,” papar Noor Thoha.

Ia juga mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi semua anggota PPK dan PPS itu adalah wajib. Para anggota PPS dan PPK ini menurut Noor Thoha adalah pejabat public. “Pejabat publik itu wajib hukumnya untuk dilantik dan ditetapkan. Dikarenakan ada satu ikrar, di mana para petugas PPS dan PPK ini tidak mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan. Jadi ketika nanti para anggota PPK dan PPS sebagai penyelenggara negara itu sudah disumpah. Maka apapun yang mereka lakukan itu mereka terikat dengan sumpahnya itu. Maka sumpah ini dijadikan sebagai dasar hukum untuk menjerat mereka apabila melakukan pelanggaran,” imbuh Noor Thoha.