Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Buka Peluang Untuk Menjadi Anggota KPPS

BALIKPAPAN—Mendekati masa pecoblosan Pemilihan Umum Tahun 2019, KPU Kota Kota Balikpapan membuka kesempatan bagi masyarakat Balikpapan untuk menjadi Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS. Di mana tugas utama KPPS ini adalah menjalankan tugasnya selama proses percoblosan berlangsung di TPS atau Tempat Pemungutan Suara.

Komisoner KPU Kota Balikpapan Divisi Parmas, Sosdiklih dan SDM Endang Susilowati mengatakan, syarat untuk menjadi anggota KPPS ini sama dengan persyaratan untuk menjadi angota PPK ataupun PPS. Diantara persyaratan tersebut adalah, berusuia minimal 17 tahun, berijazah minimal SLTA, berdomisili di mana TPS itu berada dengan dibuktikan dengan adanya KTP Elektronik.

Lebuh lanjut Endang mengatakan, syarat lainnya adalah bagi warga yang ingin mendaftar sebagai KPPS, terdaftar sebagai pemilih dan masuk dalam DPT atau Daftar Pemilih Tetap, sehat jasmani dan rohani dan bukan simpatisan dari salah satu peserta Pemilu. Dan juga tidak sedang dicabut hak pilihnya, juga tidak sedang menjalani hukuman. “Intinya dari semua persyaratan tersebut, calon anggota KPPS ini harus netral,”ujarnya.

Dalam setiap TPS nanti, aka nada 7 orang anggota KPPS. Dan dalam 1 RT pada Pemilu kali ini ada 1 TPS atau bahkan bisa lebih menjadi 2 TPS dalam 1 RT. Hal ini dikarenakan, jumlah pemilih setiap TPS dibatasi maksimal 300 pemilih. Hal ini sengaja dilakukan dikarenakan, pada Pemilu Tahun 2019 kali ini, setiap pemilih yang akan mencoblos akan disodorkan dengan 5 lembar surat suara. Sehingga memakan waktu cukup lama. “Hal inikan justru berbeda saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang lalu. Surat suaranya hanya 1. Sehingga jumlah pemilihnya juga banyak. Yaitu maksikal 800 pemilih,” imbuh Endang Susilowati lagi.

Ia juga menambahkan, jika dalam 1 RT itu tidak ada yang berminat menjadi anggota KPPS. Maka RT bisa meminta kepada warga dari RT yang terdekat, selagi masih dalam 1 kelurahan. “Ataupun kalau memang itu tidak bisa, maka Pak RTnya bisa mencari calon KPPS yang ada di situ untuk jadi KPPS, dengan ada semacam pernyataan dari RT bahwa di RT tersebut tidak ada warganya yang bersedia menjadi anggorta KPPS,” papar Endang lagi.

Kemudian, para angota KPPS ini bertugas sejak tanggal 10 April hingga 9 Mei 2019. Di mana mereka akan mendapatkan honor sebesar Rp 500.000 perorang untuk anggota. Sedang untuk Ketua KPPS honornya sebesar Rp 550.000,-.