Ming. Sep 22nd, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Puluhan Organisasi Kewanitaan Ikuti Sosialisasi Pemilu 2019

BALIKPAPAN—Puluhan organisasi kewanitaan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita atau GOW Kota Balikpapan mengikuti sosiliasasi Pemilu 2019 yang digelar di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Balikpapan, Selasa siang (12/02/2019).

Hadir pada acara sosialisasi Pemilu 2019 itu diantaranya Ketua GOW Kota Balikpapan Suharti, serta sejumlah pengurus lainnya. “GOW Kota Balikpapan ini terdiri dari 34 organisasi kewanitaan yang ada di Balikpapan. Empat diantaranya berasal dari organisasi dari TNI dan Polri. Seperti Persit dari TNI AD. Jalasenastri dari TNI AL. Ibu ibu dari istri TNI Angkatan Udara serta ibu ibu Bhayangkari. Yang lainnya adalah organisasi wanita dalam berbagai segmen. Semuanya tergabung di GOW ini,” ujar Suharti dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dalam paparannya menyampaikan beberapa hal terkait dengan Pemilu 2019. Seperti sudah terdaftarnya anggota GOW sebagai pemilih. Sebab menurutnya, salah satu syarat untuk dapat menjadi pemilih adalah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT. Dan untuk dapat masuk dalam DPT adalah harus memiliki KTP Elektronik. “Ibu ibu sekalian apakah sudah terdaftar dalam DPT kan?,” ujar Noor Thoha seraya bertanya kepada peserta yang hadir siang itu.

Dalam kesempatan itu pula, Noor Thoha menyampaikan, bahwa pada Pemilu yang digelar pada 17 April 2019 nanti, akan ada lima lembar surat suara. Surat suara yang pertama adalah pemilihan presiden dan wakil presiden. Surat suara yang ke 2 adalah pemlihan calon DPD RI. Yang ke tiga ada;ah calon DPR RI. Ke empat adalah DPRD Provinsi Kaltim dan ke lima ada;ah pemilihan calon anggota DPRD Kota Balikpapan. “Dari lima lembar surat suara itu, semuanya warba beda beda. Jadi ibu ibu mudah sekali mengenalinya,” papar Noor Thoha.

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam mencoblos nanti di TPS, hanya ada 2 surat suara yang ada fotomya. Yaitu surat suara untuk pemilihan presiden dan pemilihan anggota DPD RI. “Untuk calon legislatif DPRD Provinsi dan DPRD Kota Balikpapan hanya ada nomor dan namanya saja. Jadi ibu ibu harus paham. Sebab kalau surat suara untuk DPRD Balikpapan misalnya ada fotonya, otomatis surat suaranya pasti sangat lebar. Maka dari itu Undang Undang mengaturnya hanya ada nomor dan namanya saja,” imbuhnya.

Ia juga memberikan ilustrasi tentang tata cara mencoblos. Seperti mencoblos hanya satu nama dari semua partai politik di setiap lembar surat suara khusus DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD Kota Balikpapan. “Jika ibu ibu memilih lebih dari satu nama, maka otomatis surat suara ibu itu tidak sah,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Di mana banyak ibu ibu antusias melakukan pertanyaan, terkait surat suara dan cara mencoblos. Usai acara sosialiasi digelar, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama.