Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Seluruh Anggota PPK dan PPS Ikuti Bimtek Pemindahan Pemilih

BALIKPAPAN—Mendekati hari pencobolosan, KPU kian gencar melakukan pendataan pemilih serta melakukan pula pendataan bagi warga negara yang sudah memiliki KTP Elektronik, namun berada di luar domisi sesuai KTP yang dimilikinya. Guna mempermudah warga agar dapat turut serta memilih, KPU Kota Balikpapan mengadakan Bimbingan Teknis atau Bimtek yang digelar di Aula KPU Kota Balikpapan, Rabu siang (13/02/2019).

Bimtek ini diikuti oleh seluruh Komisioner KPU Kota Balikpapan, serta seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK dan Panitia Pemungutan Suara atau PPS sekota Balikpapan.

Sebagai nara sumber KPU Kota Balikppan mengundang Imawan Hasbullah yang merupakan Help Desk Sidalih regional Regional IV dan admin Sidalih Kantor KPU Provinsi Kalimantan Timur. Yang juga merupakan pembicara khusus operator Pilkada dan Pemilu di seluruh wilayah yang ada di Kalimantan dan Papua Barat.

Kehadiran Mawan sebagai pembicara dalam Bimtek ini adalah menyampaikan informasi terkait penerbitan Formulir A5. Yaitu formulir yang khusus diberikan kepada warga negara yang sudah memiliki KTP Elektronik, tetapi saat hari pencoblosan berada di luar domisilinya. Seperti sedang menjalani hukuman dan menghuni di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan atau di tahanan kantor kepolisian. Kemudian sedang menjalani rawat inap di rumah sakit. Sedang menjalani pendidikan atau tugas belajar. Serta sedang menjalani tugas di luar daerah.

Pada kesempatan ini pula, Mawan menyampaikan kepada seluruh operator Sidalih, agar baik operator Sidalih KPU Balikpapan maupun operator di PPK dan PPS benar benar mencermati setiap warga yang ingin mengajukan permohonan formulir A5 itu. Jadi bagi mereka yang misalnya saat ini sedang berada di Balikpapan, kemudian ingin mengikuti Pemilu di Balikpapan, padahal KTP Elektroniknya berasal dari Bandung misalnya, dipersilahkan untuk datang ke KPU dan setelah terbit Formulir A5 warga tersebut dipersilahkan datang lagi ke PPS tempat mereka bermukim. “Jadi di sini, petugas PPS nanti dapat mengakses dan memindahkan pemilih tersebut dari daerah asal ke Balikpapan. Intinya pemilih tersebut sudah terdaftar di DPT,” ujar Mawan di hadapan seluruh peserta Bimtek.

 

Lebih lanjut ia juga mengatakan, bahwa selain memindahkan nama pemilih tadi dari daerah asal ke daerah tujuan, PPS juga harus benar benar teliti saat melakukan pemindahan. Hal ini agar tidak terjadi pemilih ganda. Dalam Bimtek ini juga ditekankan untuk mendapatkan Formulir A5-KPU pemlih harus terdaftar dalam DPT Pemilu 2019. Jika Pemilih tersebut tidak terdaftar, maka tidak bisa mendapatkan Form A5-KPU.

Pemilih yang pindah domisili dan sudah memiliki KTP Elektronik Balikpapan, tetapi masih terdaftar di daerah asal, bila menggunakan hak pilihnya di tempat sesuai alamat domisili sesuai alamat domisili, maka pemilih tersebut tetap menjadi pemilih A.Tb bukan masuk kategori DPK.

Selain memberikan informasi terkait pemindahan pemilih ini, Mawan juga memberikan himbauan agar seluruh operator Sidalih dapat melindungi laptopnya dari ancaman virus dan hecker. Pada kesempatan itu ia meminta agar seluruh operator Sidalih menginstal dan selalu mengupdate anti virus. Hati hati saat menggunakan flash disk. Menggunakan software atau aplikasi resmi dan berlisensi. Menggunakan enkripsi. Memback up data secara teratur. Dan operator dihimbau untuk menginventarisasi perangkat, pengguna serta peruntukannya.

Bimtek yang dimulai dari siang hari ini berkahir pada malam harinya. Dikarenakan pada Bimtek ini, operator Sidalih diyakini harus benar benar faham dan mengerti tentang pemindahan pemilih ini. Dan para anggota PPK dan PPS sekota Balikpapan ini diharapkan mampu menjalani tugasnya untuk menerima warga yang memohon pengajuan Formulir A5. Di mana masa berakhirnya pengambilan Formulir A5 ini adalah 30 hari sebelum pencoblosan.