Sab. Agu 24th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Puluhan Santri Antuisias Ikuti Sosiliasi Pemilu 2019 yang Digelar KPU Kota Balikpapan

BALIKPAPAN—Puluhan santri putra Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari mengikuti sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Balikpapan, Kamis pagi (14/02/2019).

Hadir pada sosialisasi tersebut diantaranya Kepala Sekolah Aliyah Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Bankjari H Muhammadun Mawardi, sejumlah pengasuh dan ustadz serta puluhan santri putra, yang sudah masuk sebagai pemilih pemula.


Para santri putra ini tampak bersemangat saat komisioner KPU Kota Balikpapan Purwo Atmojo dan Endang Susilowati secara bergantian menyampaikan materi yang digelar di sisi masjid komplek Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari tersebut.

Di hadapan para santri, Purwo Atmojo menyampaikan, bahwa negara seperti Indonesia ini memiliki presiden yang dipilih oleh rakyat. “Ini berbeda dengan Jepang. Di mana Jepang tidak menganut sistem pemerintahan seperti di Indonesia. Di Jepang pemimpinnya dipimpin oleh Kaisar, yang secara turun temurun dapat jadi Kaisar atau pemimpin negara. Sedang di Indonesia pemimpinnya di pimpin presiden dan wakil presiden, yang dipilih rakyat setiap lima tahun sekali,” ujar Purwo Atmojo.


Purwo Atmojo juga mengatakan, bahwa selain memilih presiden dan wakil presiden pada Pemilu yang digelar pada 17 April yang akan datang, juga ada pemilihan Anggota DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Balikpapan. “Jadi adik adik sekalian nanti saat mencoblos akan mendapatkan lima lembar surat suara. Surat suara yang pertama adalah mencoblos dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Serta memilih calon anggota legislative, mulai dari DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi Kalimantan Timur serta DPRD Kota Balikpapan. Pilihlah satu saja dari seluruh surat suara tersebut,” ujar Purwo Atmojo.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati yang turut menyampaikan materi juga memberikan informasi terkait lainnya, seperti apakah para santri sudah masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT. Sebab syarat utama agar dapat mencoblos adalah masuk ke dalam DPT. “Adik adik sekalian apakah sudah memiliki KTP Elektronik semua? Jika sudah apakah adik adik semua juga sudah sudah terdaftar di DPT?,” ujar Endang seraya melontar pertanyaan kepada para santri.

Pada kesempatan itu pula, Endang menyampaikan kepada para santri bahwa dalam waktu dekat ini, pihak PPS akan melakukan pendataan kepada para santri serta warga yang berada di kawasan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Di mana dalam Pemilu 2014 yang lalu, kawasan Pondok Pesantren ini memiliki 1 TPS, yang digunakan para santri, ustadz dan sejumlah warga yang berada di kawasan tersebut.

Endang juga menyampaikan, bahwa bagi santri yang memiliki KTP Elektronik di luar Balikpapan tidak perlu mencoblos ke daerah asalnya. “Jadi adik adik sekalian tidak perlu pulang kampung lagi hanya untuk mencoblos. Jadi kalian tinggal melapor saja ke KPU, nanti akan kami berikan formulir A5. Formulir ini nanti diserahkan ke kelurahan Karang Joang, sebab kan pondok pesantren ini berasda di Kelurahan Karang Joang,” imbuh Endang Susilowati.


Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari, H Muhammadun Mawardi mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada KPU Kota Balikpapan yang sudah meluangkan waktunya untuk melakukan sosialisasi di pondok pesantren tersebut. “Kami sangat berterimakasih atas kedatangan KPU Kota Balikpapan yang sudah memberikan sosialisasi di tempat kami ini. Alhamdulillah kami mendapatkan ilmu baru tentang Pemilu. Mudah mudahan atas arahan serta sosialisasi ini dapat bermanfaat,” ujar H Muhammadun menutup acara tersebut.