Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Semaraknya Konser Musik Gelaran KPU Kota Balikpapan

BALIKPAPAN—Mendekati hari pencoblosan pada 17 April 2019 yang akan datang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kian gencar melakukan sosialisasi. Mulai dari sosialisasi ke sekolah-sekolah menengah atas, kampus-kampus hingga pesantren pesantren yang ada di Balikpapan beberapa waktu lalu. Kini KPU menggelar lomba mural dan mengadakan konser musik yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU Kota Balikpapan, Sabtu malam (16/3/2019).

Konser Musik ini diikuti oleh 3 group band. Mereka adalah Biru Tamaela, Impact dan Labrank. Ketiga group band ini sudah cukup dikenal di kota Balikpapan. Kendati dari tiga group band tersebut, memiliki genre yang berbeda-beda.

 

Biru Tamaela yang tampil lebih awal, mampu membuat penonton yang hadir malam itu ikut hanyut ketika mereka melantunkan bebereapa judul lagu. Diantaranya berjudul Gadis Kecil, Titik Jenuh dan Punah. Group band bergenre folk ini terbilang unik. Sebab diantara mereka ada menggunakan alat music yang terbuat dari bamboo berisikan beberapa benda diantaranya air dan benda lainnya, sehingga mampu menimbulkan suara seperti air mengalir. Biru Tamaela yang beranggotakan Erce sebagai vokalis, Fajar sebagai basis. Aditya dan Daud pemegang gitar serta Wisnu sebagai drummer.

Usai Biru Tamaela tampil, giliran group band Impact unjuk kebolehan. Namun kali ini group band ini berbeda dengan sebelumnya. Genrenya justru lebih keras lagi, yakni Hard Core. Komposisi Band Impact ini diisi oleh Boni sebagai vokalis, Rio dan Adi sebagai gitaris, pemain bass Feril dan drummer Mercy. Menariknya mereka tampil dengan lagu hasil ciptaan mereka sendiri, yang berjudul, Harga Diri Harga Mati. Penampilan mereka terbilang luar biasa, sebab masing masing personil seolah masing masing unjuk kebolehan. Mulai dari basis, gitaris dan sang vokalisnya sendiri.

Di bagian akhir konser musik ini, yang tampil adalah Labrank. Group band satu ini juga berbeda dengan penampilan group band sebelumnya. Dan uniknya, personilnya ada 8 orang. Diantaranya Deden sebagai vokalis, Imam dan Joko sebagai gitaris, Bio sebagai bassis, Ogep sebagai drummer, Timbil peniup terompet dan Nyut pemegang Jimbe.

Labrank sendiri tampil dengan genre reggae ska. Mereka tampil dengan membawakan tiga judul lagu. Diantaranya Ditato. Pesta. Tak Terlalu dan Cover. Penampilan group band yang satu ini menambah suasana di halaman kantor KPU Kota Balikpapan malam itu semakin meriah. Sebab group band ini diisi anak anak muda dengan jumlah personil paling banyak disbanding group band yang sebelumnya tampil.

Dipenghujung acara, Labrank Band tampil memukau, bahkan tak sedikit penonton yang ikut bergoyang di depan panggung dengan gaya ala reggae ska.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, gelaran konser musik ini adalah bagian sosialisasi KPU untuk menyuseskan Pemilu 2019. Di mana segmentase anak muda dan sebagian masyarakat diantaranya melalui media musik. “Acara ini sengaja kami gelar, sebagai sarana sosialisasi dan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa pada 17 April 2019 nanti akan diadakan pemungutan suara. Nah konser musik inilah salah satu bentuk sosiliasasi kami kepada masyarakat,” ujarnya