Ming. Nov 17th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Mendekati Hari Pencoblosan, KPU Lakukan Sosialisasi Di Lapas Balikpapan

BALIKPAPAN—Menjelang hari pencoblosan, KPU Kota Balikpapan kian gencar melakukan sosialisasi ke beberapa instansi. Diantaranya di Persatuan Purnawirawan Abri atau Pepabri beberapa waktu lalu. Kini giliran Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Balikpapan yang disambangi KPU untuk melakukan sosialisasi, Senin (15/04/2019).

Kedatangan Komisioner KPU Kota Balikpapan yang diwakili Syahrul Karim ke Lembaga Pemsyarakatan ini tak lain bertujuan mengajak warga binaan agar dapat menyalurkan pilihannya saat hari pencoblosan nanti. Di hadapan ratusan warga binaan Lemabaga Pemasyarakatan Syahrul menyampaikan tentang tata cara yang benar saat mencoblos. Agar surat suara yang nantinya dicoblos oleh para warga binaan ini dapat dinyatakan sah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Pemsyarakatan Kelas II Balikpapan Iman Setya Gunawan mengatakan, pihaknya saat menyesali tentang tidak ada perhatian dari instansi lain terkait dengan warga binaan yang tidak dapat memilih pada saat pencoblosan nanti.


Ia mengatakan, dari 1074 orang warga binaan yang menghuni di Lembaga Pemsyarakatan tersebut, ternyata hanya ada 195 orang warga binaan saja yang bisa ikut memilih. Ia mengaku heran, padahal menurutnya, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Balikpapan sudah beberapa kali melakukan perekaman KTP bagi warga binaan yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan tersebut. “Sebenarnya sosialisasi yang dilakukan KPU sudah sangat baik. Agar warga binaan kami memahami seperti apa Pemilu itu. Seperti pemilihan caleg. Kan di situ hanya ada nama dan nomor. Namun sayang, kenapa banyak warga binaan kami yang tidak bisa memilih,” ujar Kalapas Imam Setya Gunawan.


Di sela sela materi yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Balikpapan Syahrul Karim di hadapan ratusan warga binaan, ternyata saat ditanya, hampir sebagian dari mereka tidak memiliki KTP Elektronik. “Tolong angkat tanganya teman-teman siapa yang belum memiliki KTP Elektronik? Terus siapa diantara kalian yang juga belum melalukan perekaman KPT oleh Disdukcapil,” ujar Syahrul Karim seraya bertanya kepada ratusan warga binaan hadir pagi itu. Ternyata saat ditanya itu, hampir sebagian dari mereka memang belum memiliki KTP Elektronik dan belum melalukan perekaman.

Kalapas Tingkat II Balikpapan Imam Setya Gunawan juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah berupaya agar warga binaannya dapat memilih pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Bahkan sudah dilakukan perekaman beberapa kali di Lapas tersebut. “Tapi sampai dengan saat ini untuk DPT hanya sebanyak 195 orang saja. Padahal penghuni Lapas ini ada 1024 orang. Memang banyak sekali ditemukan beberapa kendala, tapi saya sendiri belum tahu seperti apa kendalanya,” ujarnya.

Iapun juga berharap, agar warga binaan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Balikpapan ini seoptimal mungkin dapat menyalurkan hak pilihnya. Mengenai masih banyaknya warga binaan yang tidak mengikuti Pemilu pada tahun ini, menurut Imam Setya bukan hanya tugas dari Lapas saja terkait dengan adanya warga binaan yang tidak bisa memilih, tetapi ini juga terkait dengan Disdukcapil dan KPU. “Makanya kami tidak bisa berbuat banyak. Sebab ini bukan hanya tugas Lapas saja, namun juga Disdukcapil dan KPU,” pungkas Imam Setya.