Sen. Des 16th, 2019

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Libatkan KPU, Ribuan Pelajar Ikuti Pemilihan Ketua OSIS SMK Negeri 1 Balikpapan

BALIKPAPAN—SMK Negeri 1 Balikpapan kembali menggelar pemilihan Ketua OSIS periode 2019-2020. Kegiatan pemilihan Ketua OSIS ini digelar di Aula SMK Negeri 1 Balikpapan, Jalan Marsma Iswahyudi, Sepinggan, Balikpapan, Senin pagi (16/09/2019).

Pada pemilihan Ketua OSIS kali ini, KPU Kota Balikpapan kembali dilibatkan. Yaitu dengan meminjam bilik dan kotak suara yang biasa digunakan pada Pemilu atau Pilkada. Serta ada pula penyampaian materi tentang kepemiluan yang dipaparkan langsung oleh Komisioner KPU Kota Balikpapan Syahrul Karim.

Pada pemilihan Ketua OSIS ini akan diikuti sekitar 2200 siswa untuk memilih langsung Ketua OSIS. Mereka terdiri dari 900 siswa dari kelas X, 700 siswa dari kelas XI dan 500 siswa dari kelas XII. Jumlah ini sebenarnya belum keseluruhan dari total jumlah siswa di SMK Negeri 1 tersebut. Sebab di kelas XI dan XII sebagian masih berada di luar sekolah karena sedang dalam proses magang atau praktik kerja lapangan.

Dalam pemilihan Ketua OSIS ini, ada 3 orang kandidat yang bertarung untuk meraih suara terbanyak. Ke tiga calon Ketua OSIS itu adalah Wahyunia  Mar’atus dari kelas XI jurusan Geologi Pertambangan, Muhammad Fahmi El Fikri dari kelas XI jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, serta Najwa Safa Arsyla dari kelas XI jurusan Teknik Komputer Jaringan.

Awalnya para kandidat Ketua OSIS ini berjumlah 8 orang. Namun setelah melalui tahapan seleksi yang sangat ketat oleh dewan guru, jumlah kandidat mengerucut  menjadi 3 calon saja. “Memang tadinya delapan orang. Setelah diseleksi dewan guru. Jadi tertinggal 3 orang saja. Dan itu seleksinya sangat ketat. Ada beberapa guru yang menyeleksinya. Dan ini sudah berlangsung dari dulu saat pemilihan Ketua OSIS seperti sekarang ini. Dan pemililihan Ketua OSIS ini kegiatan rutin setiap tahunnya,” ujar Noufal, Ketua OSIS periode 2018-2019.

Pada proses pemilihan Ketua OSIS ini, tampak jelas terlihat suasana pemilihannya, layaknya Pemilu atau Pilkada pada umumnya. Di mana lokasi pemilihannya bertempat di panggung aula sekolah. Di situ terlihat ada beberapa siswa yang menjadi KPPS, ada pula saksi-saksi dari 3 calon Ketua OSIS, ada pula 5 buah bilik suara. Ada juga 2 buah kotak suara. Serta di jalur keluar ada pula meja untuk mencelupkan jari ke dalam botol yang beriisi tinta, sebagai tanda siswa tersebut telah melakukan pencoblosan.

Di depan panggung juga ada pula terpampang 3 calon Ketua OSIS lengkap dengan nama, foto serta visi misi dari masing masing calon. Hal ini sengaja dilakukan oleh panitia, agar para siswa mengetahui visi dan misi dari masing masing calon Ketua OSIS tersebut.

Menurut Noufal Ketua OSIS periode 2018-2019, pemilihan Ketua OSIS di sekolahnya itu memakan waktu yang terbilang cukup  lama. Sebab jumlah pemilihnya terbilang besar. “Kita kan mulai pukul 08.00 pagi. Berdasarkan pengalaman  tahun sebelumnya, selesai sekitar jam 5 sore. Maklum, teman-temankan banyak. Lebih dari 2200 orang,” ujar Noufal saat proses pemilihan masih berlangsung.

Setelah memakan waktu  hampir 9 jam lamanya. Pemungutan suarapun selesai dilaksanakan sekitar pukul 5 sore. Kemudian langsung dilakukan penghitungan suara. Yang hasilnya adalah Wahyunia  Mar’atus memperoleh suara sebanyak 761 suara. Kemudian Muhammad Fahmi El Fikri memperoleh suara sebanyak 421 suara. Sedangkan  Najwa Safa Arsyla memperoleh suara sebanyak 546 suara. Total suara sah 1728 suara. Total suara tidak sah sebanyak 112 suara. Dan jumlah keseluruhan suara adalah 1840. “Ya jadi sekarang sudah jelas siapa pemenangnya. Yaitu saudari Wahyunia  Mar’atus yang berhasil memperoleh suara terbanyak. Jumlah pemilih ini sudah diikuti oleh hampir seluruh siswa yang ada di SMK ini dari 2200an siswa. Sisanya kebetulan tidak berada di sekolah karena sedang menjalani praktik kerja lapangan atau magang,” ujar Noufal.

 

SMK Negeri 1 Balikpapan sendiri merupakan satu-satunya SMK yang memiliki siswa terbanyak dan memiliki kawasan sekolah terluas yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan disebut pula sebagai satu-satunya SMK paling bergengsi di Kaltim.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Balikpapan Syahrul Karim dalam materi yang disampaikan sebelum pemilihan Ketua OSIS dimulai mengatakan, bahwa prinsip dari pemilihan ini adalah demokrasi. Di mana semua siswa memiliki hak yang sama dalam memilih ketua OSISnya. Ia juga mengatakan, dalam Pemilu ada istilah yang harus diingat. Yaitu LUBER dan JURDIL. Artinya Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Ia juga mengaku bangga dengan apa yang dilakukan oleh para pengurus OSIS SMK Negeri 1 Balikpapan ini. Menurutnya apa yang telah dilaksanakan oleh pengurus OSIS di sekolah tersebut harus terus dipertahankan. “Saya bangga dengan sekolah ini. Pertahankan terus kalau bisa dikembangkan lagi. Saya juga berharap, agar sekolah lain bisa meniru cara memilih Ketua OSIS seperti yang dilakukan SMK Negeri 1 Balikpapan ini,” ujar Syahrul Karim.

Syahrul Karim juga menyampaikan, bahwa pendidikan Pemilu itu tidak hanya kepada para pemilih pemula saja, seperti para siswa SMK atau SMA. “Kalau bisa pendidikan Pemilu itu juga diterapkan di tingkat SMP. Seperti pemilihan Ketua OSIS di SMP dengan melibatkan semua siswanya secara langsung. Dengan cara seperti ini. Ini bertujuan  agar para siswa SMP setidaknya memiliki pengetahuan dasar tentang apa itu Pemilu,” pungkasnya.