Rab. Feb 19th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Tingginya Antusias Siswa SMK Muhammadiyah Ketika KPU Kota Balikpapan Lakukan Sosialisasi

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan seolah tiada henti untuk melakukan sosialisasi. Kali ini giliran SMK Muhammadiyah Balikpapan yang mendapat giliran untuk dikunjungi KPU guna melakukan sosialisasi tentang Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Kota Balikpapan Tahun 2020. Sosialisasi ini digelar di ruang rapat yang letaknya di lantai 3 di sekolah tersebut, Senin pagi (9/12/2019).

Hadir pada sosialisasi tersebut diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, Komisioner KPU Kota Balikpapan Ridwansyah Heman, Kepala SMK Muhammdiyah Balikpapan Syahrul S,Pd serta sebanyak 36 siswa kelas 12. Di mana ke 36 siswa ini sudah berusia 17 tahun dan sudah memiliki KTP Elektronik.

Dalam sosialisasi ini, ada dua hal penting yang disampaikan oleh Noor Thoha. Pertama adalah tentang hak pilih. Dan kedua adalah tentang calon walikota dan wakil kota yang harus dikenak dan diketahui oleh semua pemilih, khususnya pemilih pemula seperti para siswa di SMK Muhammadiyah ini.

Dalam paparannya, di hadapan sejumlah siswa Noor Thoha meyakinkan, apakah diantara siswa sudah berusia 17 tahun, sudah memiliki KTP atau pada 23 September 2020 nanti sudah berusia 17 tahun, ujar Noor Thoha dengan nada bertanya. “Jadi syarat utama untuk bisa menjadi pemilih pada Pilkada nanti harus memiliki KTP Elektronik. Ini mutlak. Namun kalau sekarang belum berusia 17 tahun, tetapi pada Pilkada 23 September 2020 nanti sudah berusia 17 tahun, sudah bisa menjadi pemilih,” ujar Noor Thoha.

Selain membahas tentang persyaratan sebagai pemilih, khususnya pemilih pemula di kalangan sekolah. Noor Thoha juga menghimbau agar para siswa tidak asal pilih dalam memilih calon walikota dan wakil walikota Balikpapan. Ia menghimbau agar para siswa harus mengetahui track record atau rekam jejak para calon tersebut.

“Jadi saya mohon, kalian harus benar benar mengetahui latar belakang para calon walikota tersebut. Jadi jangan asal pilih. Dan jangan pula hanya melihat spanduk calonnya saja. Tetapi kalian saya himbau harus cari tahu latar belakang para calon tersebut. Seperti contohnya apakah dia pernah melakukan tindakan melawan hukum hingga dipenjara. Atau dia preman. Atau misalnya dikenal tidak baik di mata sebagian masyarakat. Dan lain sebagainya. Maka dari itu kalianlah yang menentukan sendiri, siapa yang bakal kalian pilih nanti berdasarkan penilaian dan hati nurani kalian sendiri. Untuk itu pilihlah yang karakternya baik dan dikenal sebagai orang yang baik. Intinya, kalianlah yang menentukan sendiri dan saya himbau agar kalian tidak ikut-ikutan untuk tidak mencoblos pada hari H nanti. Satu suara dari kalian itu sangat penting dalam proses demokrasi,” Ujar Noor Thoha lagi.

Sementara itu Kepala SMK Muhammadiyah Balikpapan Syahrul S.Pd mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas kehadiran KPU Kota Balikpapan di sekolahnya. Menurutnya kehadiran para komisioner KPU Kota Balikpapan itu dapat memberikan pemahaman kepada para siswa yang masuk sebagai pemilih pemula. Agar para siswa ini diharapkan paham terkait dengan pelaksanaan Pilkada Kota Balikpapan yang akan digelar pada 23 September 2020 yang akan datang. “Saya sangat berterimakasih dan menyambut baik atas sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Balikpapan di sekolah kami. Agar para siswa kami ini, khususnya pemilih pemula sudah memahami tentang pentingnya mengikuti Pilkada Kota Balikpapan. Saya juga berharap, agar KPU bukan hanya melakukan sosialisasi di sekolah kami, tetapi di sekolah sekolah lain juga turut serta dalam sosialisasi yang digagas KPU Kota Balikpapan ini,” pungkas Syahrul S.Pd.