Jum. Jul 3rd, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

PPK SeBalikpapan Resmi Terbentuk, Langsung Ikut Pembekalan

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan melantik 30 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020 yang digelar di ball room Hotel Royal Sweet, Sepinggan Balikpapan, Sabtu (29/02/2020).

Hadir pada acara pelantikan itu diantaranya Ketua dan seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan, Sekretaris KPU Kota Balikpapan, Asisten I Sekdakot Balikpapan Syaiful Bahcri, para pejabat yang tergabung dalam Forkompimda kota Balikpapan, camat dan lurah seBalikpapan, para ketua partai politik seBalikpapan serta sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan yang ada di Balikpapan.

Acara pelantikan ini dimulai dengan pembacaan surat keputusan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji anggota PPK yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan. Pada acara pengambilan sumpah dan janji ini hadir pula rohaniawan dari agama Islam dan Protestan dengan membawa kitab suci sebagai tanda bahwa pembacaan sumpah dan janji ini sebuah bentuk sumpah dan janji di hadapan Tuhan.

Usai pembacaan sumpah dan janji acara dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas, penyerahan surat keputusan dari Ketua KPU Kota Balikpapan kepada perwakilan anggota PPK dan penyematan ID Card kepada perwakilan 3 anggota PPK.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dalam amanatnya menyampaikan bahwa tugas para anggota PPK ini adalah 9 bulan ke depan. Para anggota PPK yang telah dilantik tersebut, sebelumnya telah lulus tes tertulis dan wawancara. Termasuk mendengar tanggapan masyarakat, terkait kredible anggota PPK yang telah lulus itu.

“Hari ini kita putuskan sudah final, dan akhirnya kita lantik. Pelantikan ini diikuti seluruh PPK yang sudah lolos tes wawancara dan tertulis kemarin, sebanyak 5 anggota di 6 kecamatan, jumlahnya 30 anggota PPK,” ujar Noor Toha.

Lebih lanjut Noor Thoha mengatakan setelah pelantikan, dalam tiga hari kedepan anggota PPK kemudian membentuk sekretariat di masing-masing kecamatan. Dimana dimasing-masing sekretariat ini, nantinya ada pegawai fungsional yakni sekretaris, bendahara dan bagian tekhnis. Sementara untuk sekretariat, wajib difasilitasi Pemerintah Kota Balikpapan, termasuk pegawai sekretariat. “Sekretariat itu bagian dari fasilitas pemerintah. Jadi pemerintah diwajibkan memfasilitasi skertariat KPU, PPK,” ujar Noor Thoha.

Selanjutnya kata dia, PPK kemudian dilibatkan untuk perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Jadi rekrutmen PPS yang biasanya langsung di handle KPU, untuk kali ini rektutmen PPS itu melibatkan PPK untuk mewawancarai, Hal ini dilakukan supaya mereka para anggota PPS yang direkrut itu ada rasa kepatuhan dan keseganan terhadap PPK yang sudah kita lantik hari ini,” katanya.

Usai dilakukan pelantikan acara dilanjutkan dengan pembekalan. Pembekalan itu langsung dilakukan oleh Ketua dan seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan yang berlangsung di ruang mahakam di hotel yang sama.

Usai Dilantik, Seluruh Anggota PPK Ikuti Pembakalan

Setelah menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah anggota Panitia Pemilihan Kecataman (PPK) pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020, para anggota PPK mengikuti pembakalan. Pembekalan ini digelar di ruang Mahakam Hotel Royal Sweet, Sepinggan Balikpapan, Sabtu (29/02/2020).

Pembakalan ini diikuti oleh seluruh anggota PPK yang jumlahnya 30 orang. Di mana pada pembekalan itu yang memberikan materi adalah ketua dan seluruh komsioner KPU Kota Balikpapan dan acara tersebut dimoderatori langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan.

Dalam pembekalan tersebut yang pertama memberikan materi adalah Noor Thoha. Pada sesi ini Noor Thoha menyampaikan materi tentang tugas ketua dan anggota PPK. Dalam tugas pokok ini PPK wajib menjalani tugasnya diantaranya adalah membentuk struktur organisasi. Seeperti adanya ketua, sekretaris dan bendahara di setiap PPK. “Di sini teman-teman sudah menentukan siapa ketua dan sekretarisnya kan di setiap PPK?,” ujar Noor Thoha dengan nada bertanya kemudian dijawab serentak oleh seluruh peserta bahwa penetuan Ketua dan Sekretaris sudah dilakukan.

Usai Noor Thoha menyampaikan materi, giliran Komisioner KPU Kota Balikpapan Mega Fariani Ferry yang memberikan materi. Dalam sesi ini Mega menyampaikan tentang etik anggota PPK. Bedanya di sini Mega memberikan materi dengan cara melakukan seperti permainan. Hal ini sengaja dilakukan agar para peserta pembekalan tidak merasa bosan.

Setelah Mega Feriani Ferry, giliran Komnsioner lainnya, yakni Yan Fauzi Wardana yang memberikan materi. Materi yang disampaikan Yan Fauzi adalah tentang pemutakhiran data pemilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020. Dalam materinya Yan Fauzi secara rinci menjelaskan tentang jumlah pemilih. Mulai dari Daftar Pemilih Sementara hingga Daftar Pemilih Tetap. Ia juga menyebutkan bahwa salah satu tugas berat dari KPU dan PPK adalah pemutakhiran data pemilih ini. Sehingga seluruh anggota PPK wajib mengetahui dan menjalankan tugasnya dengan baik saat melakukan penghitungan data pemilih.

Dan di sesi terakhir adalah materi yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Balikpapan Syahrul Karim. Syahrul menyampaikan materi tentang sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat. Di hadapan seluruh anggota PPK, Syahrul juga menyampaikan bahwa tugas PPK itu selain menguasai data pemilih, para anggota PPK wajib pula melakukan sosialisasi dan memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan. “Jadi teman-teman selain mampu menguasai data pemilih, anggota PPK juga wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat langsung. Dan juga anggota PPK harus bisa memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang akan diadakannya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan pada 23 September 2020 yang akan datang,” papar Syahrul Karim.

Setelah pembekalan dilakukan acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syahbrani. Kali ini Syahbrani menyampaikan tentang keuangan diantaranya honor yang didapat bagi Ketua dan Anggota PPK serta segala bentuk kegiatan yang dilakukan PPK yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

Setelah memberikan materi acara pembekalan selesai dilaksanakan. Noor Thoha menyampaikan dalam waktu dekat ini akan ada lagi kegaiatan selanjutnya, yaitu orientasi. Di masa orientasi itu akan dilakukan dalam waktu lebih satu hari dan semua Ketua dan Anggota PPK wajib mengikutinya.