Sel. Mar 31st, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Kendati Wabah Corona Masih Belangsung, Aktifitas KPU Kota Balikpapan Tetap Berjalan

BALIKPAPAN—Sejak menyebarnya virus Corona di Indonesia beberapa minggu terakhir ini, termasuk di Kota Balikpapan. Seluruh instansi, baik pemerintahan, swasta hingga ke sekolah. Termasuk di lingkungan Kantor KPU Kota Balikpapan turut menjadi perhatian yang sangat serius.

Hal ini seperti dikatakan oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, saat ditemui di ruang kerjanya Jumat pagi (20/03/2020).

Menurut Noor Thoha, KPU Kota Balikpapan merupakan salah satu bagian instansi pemerintah yang harus patuh dan taat terkait dengan himbauan dari Pemerintah Republik Indonesia, hingga tingkat pemerintah provinsi sampai dengan pemerintah kabupaten kota di seluruh Indonesia, terkait penanggulangan dan penyebaran Corona.

Maka langkah-langkah yang diambil oleh KPU Kota Balikpapan yang pertama adalah patuh dan taat dari instruksi dari KPU RI. Caranya yang pertama adalah di internal Kantor KPU Kota Balikpapan sudah melakukan sesuai dengan SOP. “Misalnya memasang hand sanitizer, kemudian setiap yang datang kita juga sedang diupayakan untuk membeli alatnya, yang fungsinya untuk mendeteksi suhu badan bagi siapa saja yang masuk ke kantor KPU termasuk seluruh staff yang ada di KPU juga turut diperiksa saat memasuki kantor. Dan ini dilakukan oleh petugas piket yang sudah ditetapkan jam kerja piketnya,” ujar Noor Thoha.

Noor Thoha juga menyampaikan, bahwa sejak menyebarnya wabah corona, KPU Kota Balikpapan tidak bisa menghindari atau tidak melakukan sosialisasi yang mengumpulkan orang banyak. “Hal ini dari sisi aplikasi terhadap perintah di KPU RI. Nah yang menjadi masalah adalah, saat ini, atau pada tanggal 22 Maret mendatang akan dilaksanakan pelantikan Anggota PPS seluruh Kota Balikpapan. Ini yang menjadi masalah besar, karena sampai kemarin itu rencananya kita akan upayakan melantik farcial, di setiap kecamatan,” imbuh Noor Thoha.

Namun belakangan para camat, lurah, Kapolsek dan Danramil sebelummya tidak ada masalah sampai kemarin, Kamis 19 maret 2020. Termasuk juga KPU Kota Balikpapan telah memberitahukan kepada Pemkot Balikpapan dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan untuk membackup seluruh kegiatan yang dilakukan KPU Kota Balikpapan khususnya rencana pelantikan ANggota PPS.

Perkembangan terkini ternyata berdasarkan instruksi Walikota Balikpapan, karena melihat kondisi penyebaran Corona yang semakin mengkhawatirkan di Balikpapan, maka rencana pelantikan Anggota PPS, sejumlah camat dan lurah meminta kepada KPU Kota Balikpapan agar supaya ditiadakan. “Maka langkah langkah yang diambil oleh KPU Kota Balikpapan hari ini akan segera dirapatkan di internal KPU Kota Balikpapan. Maka langkah langkah yang diambil oleh KPU kota Balikpapan adalah bagaimana yang terbaik terkait dengan pelantikan Anggota PPS tersebut ,” papar Noor Thoha.

Noor Thoha juga mengatakan. Bisa saja nanti ada 2 opsi. Opsi pertama adalah akan melakukan pelantikan Anggota PPS secara bergelombang yang digelar di halaman Kantor KPU Kota Balikpapan. “Jadi pelantikannya bergantian. Misalnya kecamatan A, kecamatan B dan seterusnya pada tanggal 22 Maret mendatang,” imbuh Noor Thoha lagi.

Sedang opsi ke dua menurut Noor Thoha bisa jadi dalam kondisi darurat sekali KPU Kota Balikpapan cukup menyerahkan SK yang diminta oleh PPK dan PPS untuk menandatangani pakta integritas. “Jadi SK pelantikan Anggota PPS itu kita bagikan. Jadi ini merupakan alternatif terburuknya,” kata Noor Thoha lagi.

Noor Thoha bersama seluruh jajarannya saat ini  sedang membahas apa langkah langkah KPU terkait dengan menyebarnya virus Corona ini. Sebab KPU Kota Balikpapan baru saja menerima informasi berupa himbauan atau pendapat dari Pemerintah Kota Balikpapan nanti.

Saat ini aktifitas yang ada di Kantor KPU Kota Balikpapan masih berjalan seperti biasa. Mulai dari Ketua KPU Kota Balikpapan, seluruh komisioner, sekretaris dan seluruh Kasubbag masih bekerja seperti biasa. Termasuk seluruh staff dan tenaga pendukung di Kantor tersebut juga masih menjalankan aktifitasnya seperti hari-hari biasanya. “Semoga saja tidak satupun staff kami yang terdampak wabah corona ini. Dan kami masih tetap bekerja seperti biasa sampai dengan hari hari ke depan,” ungkap Noor Thoha.

Dengan merebaknya virus Corona yang semakin hari semakin mengkhawatirkan ini, Noor Thoha mengaku sangat berdampak sekali terkait beberapa hal, yang pertama adalah sosialisasi. Sebab seluruh sosialisasi yang sudah dirancang untuk mengumpulkan masa, terpaksa dipending semua. “Padahal sosialisasi itu bagian dari pendidikan politik, yang harus dilakukan oleh KPU Kota Balikpapan. Kemudian tahapan rekruitmen PPS yang dilanjutkan dengan pembekalan itu juga kita pending semua, karena inikan mengumpulkan banyak orang. Jadi yang bisa kita lakukan sementara ini adalah kerja kerja yang tidak menghadirkan banyak orang atau masa. Sementara kerja kerja seperti itu KPU itu hampir hampir sedikit. “Walahu Alam,  mudah-mudahan nanti perkembangan sudah semakin membaik. Sehingga kita bisa kembali ke normal sesuai jadwal yang sudah kita rancang,” pungkas Noor Thoha.