Ming. Sep 20th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Terkait Pelantikan PPS, Seluruh KPU Kabupaten Kota SeKaltim Lakukan Video Confrence

BALIKPAPAN—Menindaklanjuti dengan adanya wabah Corona yang kian mengkhawatirkan, menjadikan perhatian serius bagi seluruh KPU yang ada di Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan tahapan berupa pelantikan anggota PPS. Untuk membahas pelantikan Anggota PPS Ini, KPU Kota Balikpapan melakukan video confrence dengan seluruh KPU Kabupaten Kota Yang ada di Kaltim yang digelar di ruang rapat Kantor KPU Kota Balikpapan, dengan dihadiri oleh Ketua dan seluruh komisioner KPU Kota Balikpapan, Jumat sore (20/03/20).

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, terkait dengan perkembangan terkini sesuai dengan tahapannya, mestinya KPU Kota Balikpapan mestinya melantik Anggota PPS. Namun karena adanya perkembangan kasus Corona yang penyeberannya luar biasa, bahkan di Balikpapan dinyatakan Walikota Balikpapan sebagai Kondisi Luar Biasa (KLB), maka KPU Kota Balikpapan menganulir seluruh kegiatan pelantikan.

Namun setelah melakukan video confrence tadi, Noor Thoha mengatakan bahwa oleh KPU Provinsi Kalimantan Timur meminta agar ada satu atau dua kelurahan yang akan dilantik secara simbolis yang mewakili seluruh PPS dari seluruh kelurahan yang ada di Kota Balikpapan. “Untuk itu rencana kami akan melakukan pelantikan dengan menghadirkan 2 kelurahan. 2 kelurahan itukan Cuma 6 orang. Jadi kalau 6 orang tambah rohaniawan dan tambah KPU itu, insya Allah itu sekitar 10 orang saja. Dan pelantikannya dilakukan tetap pada tanggal 22 Maret di halaman kantor KPU Kota Balikpapan, Minggu pagi pukul 8,” ujar Noor Thoha.

Pelantikan Anggota PPS Hanya Dilakukan Secara Simbolis

Pelantikan ini sengaja dilakukan sebagai pelantikan simbolis bahwa Pada tanggal 22 Maret itu ada pelantikan Anggota PPS seBalikpapan dengan diwakili 2 kelurahan saja.

Mengenai tanggal 22 Maret yang ditetapkan sebagai agenda pelantikan Anggota PPS itu sudah tidak bisa berubah. Karena menurut  Noor Thoha itu sudah masuk ke dalam tahapan kegiatan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan. “Sepanjang tidak ada surat untuk menunda, maka tidak boleh ditunda.

Lebih lanjut Noor Thoha menyampaikan, karena ini kondisinya darurat maka perlakuannya juga darurat. “Karena kondisinya tidak wajar maka perlakuannya juga tidak wajar. Nah KPU melakukan berdasarkan himbauan Pemkot Balikpapan, bahwa apabila mengadakan kumpul-kumpul tidak boleh melebihi 10 orang. Dan ini hanya dilakukan hanya satu kali saja,” pungkas Noor Thoha