Sel. Agu 4th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Kepastian Pelaksanaan Pilkada Hanya Tinggal Menunggu PERPPU

BALIKPAPAN—KPU Republik Indonesia telah mengusulkan 3 opsi pelaksanaan pilkada serentak pasca ditundanya pilkada yang harusnya sesuai jadwal dilaksanakan pada 23 September 2020, namun karena pandemic covid-19 melanda di hampir seluruh tanah air, terpaksa ditunda.

“KPU mengusulkan 3 opsi penyelenggaraan pemilu terkait dengan penundaan, pertama 3 bulan jatuhnya nanti Desember, ditunda 6 bulan jatuhnya Maret 2021 atau ditunda setahun September 2021,” ujar Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Toha Spd SH saat ditemui di ruang kerjanya (23/04/2020)

Kemudian dari 3 opsi tersebut, Pemerintah menyetujui pelaksanaan pilkda serentak diundur 3 bulan atau pada 9 Desember 2020. Sehingga Presiden pun dimohon untuk menerbitkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) pada akhir April nanti.

“Dari 3 opsi itu pemerintah ternyata mengambil opsi yang pertama yaitu 9 Desember 2020, Pemerintah optimis akhir Mei 2020 ini pandemi covid-19 ini sudah mereda, itu puncaknya lah pandemic covid-19,” ujar Noor Thoha. “Maka ketika Pemerintah optimis 9 Desember 2020 dilaksanakannya Pilkada maka sudah tentu pada akhir April ini sudah harus lahir yang namanya Perppu sebagai Payung Hukum pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020,” sambungnya.

Menurut Noor Thoha, dalam Undang-undang Pilkada disebutkan pilkada serentak digelar pada 23 September 2020. Setelah Perppu diterbitkan, kemudian KPU akan segera mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) tentang Program, Tahapan dan Jadwal yang baru.

“Karena Undang-undang Pilkada yang lama menyebutkan di 23 September 2020. Praktis langkah awal KPU setelah lahir Perppu itu menerbitkan PKPU tentang Program Tahapan dan Jadwal itu pasti yang pertama yang akan dikerjakan KPU,” imbuhnya.

Sementara untuk masa work from home (WFM) di lingkungan KPU di seluruh tanah air telah habis pada 21 April kemarin dan telah diperpanjang hingga 13 Mei 2020. Hal ini dilakukan karena karena diprediski penularannya sudah menurun, maka yang akan dilakukan KPU kota Balikpapan adalah melakukan sosialisai.

“Kita lakukan sosialisasi terkait tahapan program dan jadwal. Supaya seluruh masyarakat tahu mengapa ditunda, dan penundaannya seperti apa, bagaimana penjadwalan ulangnya itu supaya tahu. Maka kami saat imni hanya tinggal menunggu terbitnya PERPPU yang baru. Yah kita tunggu saja. Semoga dalam waktu dekat ini sudah bisa direalisasikan,”pungkasnya