Ming. Agu 9th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Pilkada Balikpapan Ditetapkan 9 Desember

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan menggelar acara Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020 dirangkai dengan acara Relaunching Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 yang digelar di halaman Kantor KPU Kota Balikpapan, Jumat malam (19/06/2020).

Hadir pada acara tersebut diantaranya Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, Dandim 0905 Balikpapan, Wakapolresta Balikpapan dan seluruh pejabat yang tergabung dalam Forkompimda Kota Balikpapan. Selain itu hadir pula seluruh Ketua Partai Politik yang ada di Balikpapan dan beberapa tokoh masyarakat Kota Balikpapan. Serta hadir pula Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dalam sambutannya menyampaikan, acara Sosialisasi PKPU Nomor 5 Tahun 2020 ini merupakan kegiatan tentang program, jadwal dan tahapan Pilkada Kota Balikpapan. Di mana saat adanya wabah Covid 19 yang menerpa negara ini, membuat tahapan dan jadwal mengalami perubahan.

Awalnya program, jadwal dan tahapan ini ada di PKPU Nomor 16 Tahun 2019, namun saat wabah Covid 19 merebah, di mana pemerintah menganjurkan untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Maka Terbitlah Perppu Nomor 2 Tahun 2020, kemudian KPU RI menerbitkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020. “Di PKPU yang baru ini tidak ada sosialisasi yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. ini berbeda dengan PKPU Nomor 16 Tahun 2019. Di mana di PKPU itu lebih banyak melakukan sosialisasi secara langsung,” ujar Noor Thoha.

Di dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 ini KPU  lebih banyak melakukan sosialisasi melalui media sosial atau daring. Sebab ini dinilai lebih efektif, dikarenakan hampir semua masyarakat saat ini sudah memiliki HP berbasis android. “Sehingga ke depannya kami akan melakukan sosialisasi dengan cara seperti ini. Tidak lagi mengumpulkan banyak orang. Sebab itu dilarang karena di dalam protokol kesehatan pencegahan Covid 19 kami tidak diperbolehkan melalukan kegiatan yang mengundang orang banyak, karena justru rentan terhadap penyeberan Covid 19. Dan yang perlu diingat adalah waktu pemilihan adalah tanggal 9 Desember 2020. Untuk itu melalui acara Relaunching malam ini, kami sampaikan bahwa Pilkada bukan lagi tanggal 23 September 2020, tetapi diundur tanggal 9 Desember 2020,” ujar Noor Thoha dalam sambutannya.

Ia juga menyebut, di tengah pandemi Covid 19 seperti sekarang ini, KPU Kota Balikpapan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. Dan ini diawali dengan dilakukannya rapid test bagi seluruh staff yang ada di KPU, mulai dari ketua, seluruh komisioner dan seluruh staff sekretariat KPU Kota Balikpapan. Kemudian juga untuk petugas PPK dan PPS juga akan dilakukan rapid test.

Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi saat menyampaikan kata sambutan

KPU Kota Balikpapan saat ini juga siap untuk melakukan Bimtek dan Orientasi Tugas bagi seluruh petugas PPK dan PPS. Kemudian pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau PPDP. PPDP ini nantinya akan melakukan pendataan di RT-nya masing-masing. Kemudian akan ditetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap nantinya.

Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya meminta agar KPU tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. Khususnya petugas di Balikpapan. Dia juga meminta agar petugas di TPS harus menjalani rapid test terlebih dahulu. Dan setiap TPS harus ada alat pengukur suhu tubuh. “Jangan sampai nanti saat di TPS ada petugas KPPS yang terkena virus ini. Kan berbahaya,” ujar Rizal Effendi.

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani secara simbolis memakaikan Jaket Pilkada Kota Balikpapan kepada Ketua KPU Kota Balikpapan

Rizal Effendi juga meminta, agar KPU Kota Balikpapan betul betul menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 dalam seluruh kegiatannya. Sebab di Balikpapan masih dalam kondisi zona merah. Sehingga semua warga bisa saja terjangkit. “Untuk itu saya sangat memohon agar KPU Kota Balikpapan memperhatikan dengan sungguh-sungguh anjuran ini. Agar wabah corona jangan sampai terkena kepada petugas KPU yang tentu saja dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain,” imbuhnya.

Usai menyampaikan kata sambutan, acara dilanjutkan dengan penekanan tombol tanda dimulainya Pilkada Kota Balikpapan. Penekanan tombol ini dilakukan oleh Walikota Balikpapan, Ketua KPU Kota Balikpapan dan Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur. Kemudian Walikota Balikpapan juga memakaikan masker pada maskot Pilkada Kota Balikpapan yang diberi nama Sidapan. Dan dilanjutkan dengan pengenaan jaket Pilkada Kota Balikpapan yang secara simbolis dikenakan oleh Walikota Balikpapan dan Ketua KPU Provinsi Kalimantan Timur.