Ming. Agu 9th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan pada PPK dan PPS

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan bagi Ketua PPK, Ketua PPS, Sekretaris dan Anggota Sekretariat PPK dan Sekretaris dan Anggota PPS sekota Balikpapan yang digelar di Hotel Horizon Sagita, Gunung Malang, Balikpapan, Sabtu (4/7/2020).

Pada Bimtek ini yang menjadi narasumber diantaranya adalah Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Balikpapan, Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara, Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi Kalimantan Timur, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Sekretaris KPU Provinsi Kalimantan Timur dan Sekretaris KPU Kota Balikpapan.

Noor Thoha mrngatakan Bimtek ini menghadirkan pemateri dari Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara. Kemudian BPKP Kaltim itu tentang Laporan Pertanggungjawaban. Sekanjutnya materi dari Kejakasaan Negeri Balikpapan dan Satreskrim Polresta Balikpapan adalah materi tentang potensi pelanggaran pelanggaran hukum. Materi terakhir dari Sekretaris KPU Provinsi Kalimantan Timur dan KPU Kota Balikpapan.

“Nah, kalau sekretaris itu menyampaikan tentang hirarki penyampian pelaporan keuangannya. Mengingat dana yang digunakan ini adalah dari APBD, maka tentu saja semuanya ada pertanggungjawabannya. Maka, Bimtek ini sengaja kami gelar, agar para penyelenggara ini dapat memberikan pelaporan terkait penggunaan anggaran selama proses Pilkada Kota Balikpapan tahun 2020,” ujarnya.

Ia mengharapkan peserta dapat menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan standar pelaporan keuangan negara dengan menunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi. Sehingga pelaksanaan pilkada tidak hanya aman, lancar, dan damai dan demokratis dari segi pelaksanaan tapi juga tertib dari administrasi pelaporan penggunaan anggaran.

Kegiatan Bimtek ini digelar dengan menerapkan protokol pencegahan covid 19 yakni jarak masing masing peserta minimal 1 meter, mengukur suhu tubuh tiap peserta sebelum masuk ruangan, selalu gunakan masker, hand sanitizer dan cuci tangan. Pun ruangan yang digunakan maksimal 50 persen dari kapasitas rungan.