Sel. Agu 4th, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Sekaligus Perkenalkan Aplikasi Sidalih 4.0

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan mengadakan kegiatan Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih dan Pengenalan Aplikasi SIDALIH 4.0 dalam Pemilihah Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020, yang digelar di Ball Room Hotel Grand Tjokro, Sepinggan Balikpapan, Rabu (22/07/2020).

Hadir pada Bimtek ini diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, seluruh Komisioner, Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani, Ketua dan Anggota PPK dari seluruh kecamatan yang ada di Balikpapan. Dan Ketua serta operator Sidalih PPS dari 34 kelurahan yang ada di Balikpapan. Dalam kegiatan Bimtek ini, seluruh peserta mulai dari Ketua dan seluruh komisoner, Sekretaris KPU Kota Balikpapan bersama seluruh staff dan semua peserta tetap mengedapankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19, yaitu semua yang hadir mengenakan masker dan para peserta menjaga jarak duduk dengan jarak 2 meter antara peserta yang satu dengan peserta lainnya.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyampaikan, bahwa kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dari tindak lanjut pencoklitan yang dilaksanakan oleh PPDP. Yaitu melakukan pencocokan dan penelitian dari rumah ke rumah di wilayahnya masing-masing. “Jadi data yang dipegang oleh teman teman PPDP itu disinkronkan dengan data faktualnya itu. Nanti hasilnya akan diinput di tingkat PPS. Jadi PPS itu menginput nih, mana yang sudah betul, mana yang ada perubahan, mana yang dicoret dan mana yang baru. Itu diinput oleh teman-teman PPS,” ujar Noor Thoha.

Di dalam penginputan itu, menurut Noor Thoha ada satu aplikasi yang dinamakan Aplikasi Sidalih atau Aplikasi Data Pemilih. Sebenarnya aplikasi Sidalih ini sudah lama ada, namun seiring perjalanannya, terus mengalami perbaikan-perbaikan, hingga muncul Sidalih 4.0 ini. “Ini adalah Sidalih yang terbaru, nanti bisa akan mengolah seluruh data dari hasil Coklit di lapangan. Harapannya tentu saja aplikasi Sidalih 4.0 ini ga ada masalah apa apa lagi. Berbeda kalau dulu itu, ketika kita mau meupload, misalnya yang diupload seratus, tetapi yang diterima 10 atau 20. Akhinya yang lain menjadi terkatung-katung. Dan ketika masuk ulang, ternyata ada yang ganda. Nah inilah salah satu kelemahan Aplikasi Sidalih yang terhadulu,” imbuhnya.

Noor Thoha juga berharap dengan Sidalih 4.0 ini data yang diinput valid. Dan diharapkan tidak ada yang ganda. “Yang jelas sekurang-kurangnya dengan  Sidalih 4.0 ini dapat mengurangi kegandaan daftar pemilih itu. Atau setidaknya dapat meeleminir kegandaaan itu.” Imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, KPU Kota Balikpapan juga memberikan satu set laptop kepada operator PPS dari 34 kelurahan yang ada di Balikpapan. Laptop yang diserahkan ke PPS itu masih dalam kondisi baru. “Laptop yang kami serahkan itu statusnya dipinjamkan. Agar nanti saat bekerja tidak kerepotan lagi karena tidak adanya sarana komputer.  Nanti setelah Pilkada selesai dilaksanakan, maka semua laptop tersebut wajib dikembalikan ke KPU. Dan menjadi aset negara, sebab pembelian laptop tersebut menggunakan anggaran Pemerintah Kota balikpapan pada Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 ini,” pungkas Noor Thoha.