Sel. Sep 22nd, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

KPU Kota Balikpapan Berduka, Salah Seorang Staffnya Meninggal Dunia

BALIKPAPAN—Keluarga besar KPU Kota Balikpapan hari ini berduka, pasalnya salah seorang staffnya bernama La Ami Bin La Fuuna meninggal dunia di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo sekitar pukul 23.00, Selasa (18/08/2020).

Kabar meninggalnya La Ami sontak tersebar keseluruh keluarganya, para kolega dan khususnya keluarga besar KPU Kota Balikpapan. Sejak malam hingga pagi hari, pesan berantai menyebar ke berbagai media sosial tentang kabar meninggalnya La Ami. Hal ini tentu saja membuat banyak orang terkejut. Apalagi di lingkungan Kantor KPU Kota Balikpapan.

Almarhum La Ami sendiri merupakan PNS di KPU Kota Balikpapan. Semasa hidupnya dirinya dikenal sebagai sosok yang pendiam dan selalu ramah kepada siapa saja. Memang dalam beberapa bulan belakangan ini almarhum terkena stroke. Dan rutin menjalani terapi dan pengobatan di rumah sakit.

Kendati masih dalam keadaan strok, tak jarang almarhum datang ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda. Meski jika berjalan sangat lambat, namun semangatnya tak pernah pudar. Baginya pekerjaan yang diembannya itu haruslah dikerjakan hingga tuntas walau dalam keadaan sakit sekalipun.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha saat melawat di rumah duka, sempat memberikan pernyataan saat jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka ke masjid tak jauh dari rumahnya untuk disholatkan.

Noor Thoha menyebutkan sebagai sohibul musibah sekaligus sebagai pimpinan almarhum La Ami menyampaikan terimakasih kepada semua sanak famili, handai tolan dan seluruh keluarga yang telah memberikan bantuan. Baik itu bantuan materiil dan dukungan atau spirit. “Dan kami ucapkan sekali lagi terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas bantuan dari semua pihak, di dalam melaksanakan segala bentuk persiapan fardhu kifayah hingga proses pemakaman nanti,” ujar Noor Thoha.

Lebih lanjut Noor Thoha menyampaikan, sebagai sohibul musibah apabila almarhum La Ami semasa hidupnya dalam bergaul ada kekurangan dan ada sesuatu yang kurang berkenan di hati, mohon kiranya dimaafkan. “Kami mohon serendah-rendahnya untuk dimaafkan. Mudah-mudahan maaf yang bapak ibu berikan menjadikan jalan yang terbaik untuk beliau menghadap Allah Subhana Ta’ala,” ujar Noor Thoha lagi.

“Oleh karena itu sekali lagi bapak ibu, atas kehadiran bapak ibu, yang melepaskan jenazah untuk terakhir kalinya, kami atas nama sohibul musibah mengucapkan sekali lagi terimakasih sebanyak-banyaknya. Saya juga atas nama pribadi dan institusi memohon kepada Allah, semoga semua amal ibadahnya diterima Allah dan semoga segala salah dan khilaf almarhum  diampuni Allah Subahana wa ta’ala. Begitu pula dengan keluarga yang ditinggalkan semoga selalu diberikan ketabahan.  Amin Yaa rabbal Alamin,” pungkasnya.

Saat proses pelepasan jenazah dari rumah duka, tampak hadir sejumlah komisioner KPU Kota Balikpapan, Sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani, seluruh Kasubbag dan semua staff sekretariat KPU Kota Balikpapan. Tampak jelas terlihat kesedihan dari wajah wajah mereka. Bahkan tak sedikit staff wanita yang tak sanggup menahan tangis. Mengingat almarhum La Ami dikenal sebagai sosok yang santun dan baik hati kepada siapa saja.

Usai disemayamkan di rumah duka tak jauh dari Komplek Bumi Nirwana, jenazah kemudian dibawa ke masjid yang lokasinya tak jauh dari rumah duka untuk dishalatkan. Usai dishalatkan, jenazah dibawa menggunakan mobil jenazah untuk selanjutnya dimakamkan di kawasan kuburan muslimin, Kariangau, Balikpapan Utara.