Sel. Sep 22nd, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Rapat Pleno DPHP Tingkat PPS dan PPK Tuntas Dilaksanakan

BALIKPAPAN—Rapat pleno Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) di tingkat PPS maupun di tingkat PPK sudah tuntas dikerjakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hal ini seperti dikatakan Komisioner KPU Kota Balikpapan Yan Fauzi Wardana, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/9/2020).

Menurut Yan Fauzi, untuk Rapat Pleno di tingkat PPS berlangsung sejak tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2020. Sedang Rapat Pleno untuk tingkat PPK dimulai sejak tanggal 2 hingga 4 September 2020. Dalam rapat pleno itu semunya berjalan dengan baik dan lancar. “Semuanya berjalan dengan baik seperti fakta yang ada di lapangan. Semua kegiatan rapat pleno tersebut terbilang berhasil,” ujarnya.

Lebih lanjut Yan Fauzi Mengatakan, ada beberapa perubahan, karena yang namanya daftar pemilih itu sifatnya dinamis. Artinya pleno di tingkat PPS itu sudah ditetapkan, namun bisa saja berubah. “Karena misalnya, salah satunya Tidak Memenuhi Syarat, seperti meninggal, ada yang pindah dan segala macamnya. Dan itu bisa saja terjadi di pleno tingkat kota,” ujar Yan Fauzi lagi.

Ia menyebut, hasil pleno tingkat PPK bukan mutlak hasil pleno tingkat kota. Di mana rencana rapat pleno tingkat kota itu akan berlangsung di antara tanggal 5 sampai dengan 14 September nanti. “Jadi diantara kurun waktu tersebut, kami akan mengadakan rapat pleno untuk tingkat kota,” imbuhnya.

Masa waktu rapat pleno tingkat kota itu terbilang panjang, dikarenakan menurut Yan Fauzi hal ini harus betul betul diperhatikan saat pleno di tingkat kota, karena itu sudah menggunakan hasil dari Sidalih (Aplikasi Data Pemilih). Data ini bisa saja berubah, bahkan data DPS yang sudah ditentukan, kemudian diturunkan kembali ke PPS untuk melakukan pencermatan oleh masyarakat. “Di mana DPS itu akan di tempel di tempat tempat strategis agar bisa dibaca masyarakat, itu bisa saja mengalami perubahan. Nah jika ada perubahan, maka akan ada yang namanya DPSHP atau Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan,” paparnya.

Dan DPSHP itu diplenokan kembali di tingkat PPS, kemudian dilanjutkan di tingkat PPK, lalu berlanjut di tingkat kota dan menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap). “Pleno di tingkat kota inilah menjadi DPT akhirnya,” imbuhnya.

Apabila memang diperlukan adanya Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan atau DPTHP, itu biasanya jika memang adanya perubahan-perubahan yang akan terjadi sebelum DPT ditetapkan. “Cuma minimal harus lebih mengerucut lagi, bahwa biasanya, perubahan-perubahan itu hanya pada pemilih yang menggunakan KTP, cuma hal itu hanya terjadi pada hari H. Dan itupun tidak akan merubah DPT yang sudah ditetapkan,” pungkas Yan Fauzi.