Sel. Sep 22nd, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Usai Dikukuhkan, Relawan Demokrasi Langsung Ikuti Pembekalan

BALIKPAPAN—Usai menjalani pengukuhan Anggota Relawan Demokrasi, acara langsung dilanjutkan dengan pembekalan Relawan Demokrasi pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Tahun 2020 yang digelar di aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Sabtu (12/09/2020).

Pembekalan ini diikuti oleh seluruh relawan yang berjumlah 25 orang dengan 5 basis. Seperti basis nitizen, basis perempuan, basis disabilitas, basis keagamaan dan basis pemilih pemula atau muda. Pembekalan ini disampaikan langsung oleh sejumlah komisioner secara bergantian. Mulai dari Ketua KPU Kota Balikpapan dan 4 komisioner lainnya. Dan dalam pembekalan ini mulai dari pemateri hingga peserta pembekalan sudah mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 dengan menggunakan masker dan hand sanitizer.

Di sesi pertama giliran Ketua KPU Kota Balikpapan yang memberikan materi. Di hadapan seluruh peserta yang hadir ia menyampaikan tentang betapa pentingnya relawan demokrasi ini. Keberadaan Relawan Demokrasi ini sangat membantu KPU dalam rangka mensosialisasikan Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 ini. “Teman teman sekalian merupakan ujung tombak dari KPU. Makanya kami berikan pembekalan ini, agar nanti saat melakukan sosialisasi kalian sudah tidak canggung lagi,” ujar Noor Thoha.

Setelah Noor Thoha menyampaikan materi, giliran Riduansyah Heman yang menyampaikan materi. Riduansyah dalam hal ini menyampaikan materi tentang pentingnya demokrasi, Pemilu dan partisipasi. Ia menyebutkan pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan di mana semua warga negaranya mempunyai hak dan kesempatan yang sama/setara untuk berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka.

Lebih lanjut Riduansyah menyampaikan, bahwa Pemilihan Umum adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota DPRD, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Setelah Riduansyah menyampaikan materi, giliran Komisioner Mega Feriani Ferry yang memberikan materi. Dalam materinya, Mega menyampaikan tentang Teknis Penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Tahun 2020. Yang isi materinya salah satunya adalah tentang teknis pendaftaran untuk maju sebagai bakal calon, baik dari perseorangan maupun dari gabungan partai pengusung. Dalam materinya juga Mega sempat membahas tentang tata cara kampanye.

Setelah Mega memberikan materi, giliran Komisioner Yan Fauzi Wardana yang memberikan materi. Dalam materi yang disampaikannya adalah tentang Dasar Pemutakhiran Data Pemilih.  Pengenalan singkat tentang data pemilih dalam bimtek Relawan Demokrasi di Pilkada Kota Balikpapan 2020.

Dalam materi yang disampaikan Yan Fauzi, salah satunya adalah pentingnya pemutakhiran data pemilih. Yaitu memastikan seluruh warga negara yg memiliki hak pilih terdaftar dalam DPT. Kemudian memastikan akurasi data pemilih KPU sesuai dgn kondisi riil atau faktual pemilih, seperti Memastikan DPT yg akan ditetapkan tidak mengandung nama-nama yg tidak berhak memilih. Hal ini untuk membantu KPU mempersiapkan Logistik nantinya. Selain itu adanya mobilitas serta perpindahan penduduk sangat tinggi serta perubahan status kependudukan yang dinamis, seperti meninggal, anggota TNI/POLRI yang pensiun dan Masih banyak warga negara belum masuk DPT. “Jadi, data yg diberikan pemerintah adalah data penduduk, bukan data pemilih sehingga harus dimutahirkan agar data pemilih tersebut akurat dan terkini yang ujungnya nanti menjadi Daftar Pemilih Tetap,” ujar Yan Fauzi.

Setelah Yan Fauzi Wardana menyampaikan materi, giliran Syahrul Karim yang menjadi pemateri di sesi terakhir. Dalam materi yang dipaparkannya itu adalah tentang pendidikan pemilih dan strateginya. Salah satu materi yang disampaikan oleh Syahrul Karim adalah Pendidikan Pemilih adalah salah satu usaha untuk menanamkan nilai-nilai yang berkaitan dengan pemilu dan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kepada warganegara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pemilu atau potensial pemilih dalam rentang waktu kemudian.

Lebih lanjut Syahrul menyampaikan tugas Relawan Demokrasi adalah membantu penyelenggara melaksanakan Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 dengan baik.  Seperti, meningkatkan partisipasi pemilih. Kemudian memberikan  kesadaran warga tentang pentingnya penggunaan hak suara dalam Pilkada tahun ini yang dilakukan secara intensif dan luas, sehingga partisipasi pemilih dapat meningkat.  Ia juga menyebut bahwa untuk meningkatkan kualitas partisipasi pemilih serta memperkuat sistem demokrasi dibutuhkan sosialisasi yang intens dan bekelanjutan. “Pendidikan pemilih ini akan membentuk nilai dan kesadaran akan peran, hak, kewajiban, dan tanggung jawab pemilih dalam sistem demokrasi,” ujar Syahrul Karim.

Pembekalan bagi para anggota Relawan Demokrasi ini selesai dilaksanakan sekitar pukul 17.00 dan para peserta mengaku merasa bangga menjadi bagian dari penyelenggara Pilkada Kota Balikpapan pada tahun ini.