Sel. Sep 22nd, 2020

KPU Kota Balikpapan

Situs Resmi KPU Kota Balikpapan

Setelah Jalani Tes Kesehatan, Bakal Paslon Rahmad Mas’ud – Thohari Azis Ikuti Tes Psikologi

BALIKPAPAN—Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis hari ini mengikuti test psikologi di ruang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPK SDM) di Lantai 4 Kantor Bersama Pemkot Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Rabu pagi (15/09/2020).

Pemeriksaan test psikologi ini merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang sudah dilakukan sehari sebelumnya, yaitu test kesehatan jasmani yang berlangsung di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo. Sedang hari ini merupakan pemeriksaan psikologi atau pemeriksaan kesehatan rohani.

Kehadiran bakal pasangan calon Rahmad Mas’ud dan Tohari Azis ini disambut langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dan komisioner KPU Kota Balikpapan Mega Feriani Ferry serta Syahrul Karim. Bawaslu Kota Balikpapan dan turut pula hadir tim pemeriksa tes psikologi yang diketuai oleh Annisa selaku koordinator pemeriksa kesehatan rohani atau psikologi dari Himpunan Psikologi Seluruh Indonesia (HIMPSI) cabang Kalimantan Timur. Serta hadir pula sejumlah awak media yang turut serta meliput kegiatan tersebut.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, bahwa pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani ini wajib diikuti oleh bakal pasangan calon. Seperti pemeriksaan kesehatan jasmani yang sudah dilakukan kemarin di RSKD dan sekarang adalah pemeriksaan kesehatan rohani di kantor BPK SDM.

Penempatan pemeriksaan test psikologi yang dilaksanakan di kantor BPK SDM ini merupakan permintaan dari HIMPSI Cabang Kalimantan Timur. “Masalah tempat pemeriksaan dengan yang kemarin itu atas permintaan oleh tim pemeriksa. KPU sendiri hanya menyesuaikan saja. Mengikuti apa yang menjadi permintaan dari tim pemeriksa, yaitu HIMPSI Cabang Kalimantan Timur,” ujar Noor Thoha.

Lebih lanjut Noor Thoha mengatakan, berdasarkan keterangan dari tim pemeriksa bahwa pemeriksaan psikologi ini ada dua tahap. Yang pertama adalah test psikologi dan yang ke dua test wawancara. “Berdasarkan tim pemeriksa tadi, test psikologi ini dimulai pukul setengah sembilan hingga pukul 12 siang. Kemudian istirahat sebentar, lalu dilanjutkan pemeriksaanya sekitar 2 sampai 3 jam,” imbuh Noor Thoha lagi.

Pemeriksaan kesehatan rohani ini menurut Noor Thoha memang terbilang lengkap. Sebab ada pertanyaan pertanyaan yang harus dijawab oleh bakal pasangan calon. “Banyak sekali pertanyaannya. Itu yang lebih tahu adalah dari tim pemeriksa,” ujarnya.

Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani, KPU Kota Balikpapan akan melakukan pemeriksaan administrasi dan verfikasi faktual terkait dengan dokumen dokumen yang sudah diserahkan ke KPU saat melakukan pendaftaran pada 4 September 2020 lalu. “Untuk pemeriksaan dokumen dan verifikasi faktual, maksimal sebelum tanggal 22 September sudah harus selesai. Sebab pada tanggal 23 September adalah hari penetapan bakal pasangan calon menjadi calon walikota dan wakil walikota,” pungkas Noor Thoha.