Perkuat Peran Perempuan dalam Pemilu, KPU Kota Balikpapan Gandeng Kader PKK dan Akademisi
BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026. Kali ini, KPU secara khusus menyasar kelompok perempuan dengan menggandeng jajaran Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Balikpapan Utara.
Kegiatan edukasi politik ini diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara pada hari Selasa, 21 Juli 2026.
Acara dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Kota Balikpapan, Suhardy. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis yang diambil KPU untuk terus menguatkan dan memaksimalkan peran penting perempuan dalam panggung demokrasi di Indonesia, khususnya di wilayah Kota Balikpapan.
Perempuan sebagai Penentu Arah Bangsa Untuk memberikan wawasan yang mendalam, KPU menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Anggota KPU Kota Balikpapan, Muhammad Rizal, dan Akademisi dari Universitas Balikpapan (UNIBA), Suhartini. Jalannya sesi diskusi ini dipandu secara interaktif oleh Anggota KPU Kota Balikpapan, Farida Asmauanna, yang bertindak selaku moderator.
Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan beberapa poin krusial terkait peran perempuan dalam pemilu:
-
Tingkat Partisipasi Tinggi: Muhammad Rizal memaparkan data yang menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pemilih perempuan di Balikpapan selalu unggul dalam berbagai ajang Pemilu maupun Pilkada. Oleh karena itu, ia mendorong kaum perempuan untuk tidak hanya sekadar memilih, tetapi juga berani mengambil peran sebagai Agent of Democracy (Agen Demokrasi) yang mampu menghadapi serta mengatasi berbagai tantangan politik di lapangan.
-
Kader PKK sebagai Pelopor: Sementara itu, Suhartini dari kacamata akademisi menilai bahwa perempuan adalah subjek yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia mendorong pemanfaatan media digital secara bijak dan menekankan penguatan peran kader PKK agar bisa menjadi pelopor penerapan demokrasi cerdas, yang dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.
Melalui program edukasi politik yang berkelanjutan seperti ini, KPU Kota Balikpapan berharap dapat mewujudkan tatanan masyarakat yang semakin cerdas, kritis, dan berdaya. Sinergi bersama kader PKK diyakini menjadi salah satu kunci penting untuk membangun masa depan demokrasi yang lebih baik dan inklusif.