Berita KPU Balikpapan

Daftar Pemilih Berkelanjutan periode November 2021

KPU Kota Balikpapan dalam rangka melakukan updating dartar pemilih melalui pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.guna menyiapkan daftar pemilih yang berkualitas di Pemilu/Pilkada  yang akan datang. Pemutakhiran data pemilih ini mendata pemilih yang memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum terdaftar dalam daftar serta pemilih,pemilih yang sudah tidak lagi memenuhi syarat tetapi masih ada dalam daftar pemilih serta perbaikan elemen data pemilih. Kegiatan ini dilksanakan setiap bulannya supaya data pemilih terpantau sehingga  keakuratan dan akuntabel dapat di pertanggung jawabkan. Mari berpartisipasi dalam proses pemutakhiran Data pemilih berkelanjutan demi suksesnya Demokrasi.  

KPU Kota Balikpapan Gelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan periode November 2021

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan menggelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dan dihadiri seluruh komisioner, Sekretaris KPU Kota Balikpapan dan seluruh Kasubag dan staff Sekretariat KPU Kota Balikpapan.   Dalam rapat pleno ini, Noor Thoha menyampaikan bahwa agenda utama rapat pleno ini adalah membahas jumlah pemilih yang berkelanjutan dari bulan ke bulan. “Jadi dalam rapat pleno ini, kami membahas jumlah pemilih berkelanjutan dengan bekerja sama dengan sejumlah stake holder setiap bulan. Atau tepatnya diakhir bulan,” ujar Noor Thoha.   Ia juga menyebutkan, bahwa jumlah pemilih berkelanjutan ini pasti mengalami perubahan jumlah di setiap bulannya. “Itukan dilihat dari data yang kita dapat. Seperti warga yang meninggal dunia. Maka kita. Kemudian warga yang memasuki umur 17 tahun, maka kita tambahkan. Makanya angkanya pasti mengalami perubahan,” ujar Noor Thoha.   Untuk periode bulan November ini, jumlah pemilih laki-laki berjumlah 224.047 dan jumlah pemilih perempuan adalah 224.249. Jadi kalau dijumlahkah jumlah pemilih berkelanjutan untuk bulan November ini adalah : 448.296.   Noor Thoha menambahkan, bahwa rapat pleno dalam membahas Daftar Pemilih Berkelanjutan ini akan terus dilakukan sampai dengan menjelang hari pencoblosan pada Pemilu serentak di tahun 2024 yang akan datang. “Intinya rapat pleno tentang daftar pemilih berkelanjutan ini akan kita gelar di setiap akhir bulan hingga mendekati penetapan Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu tahun 2024 mendatang,” pungkasnya.

Seluruh Ketua KPU dan Bawaslu seKaltim Hadiri Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu

BALIKPAPAN—Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar acara Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Calon Anggota KPU dan Anggota Bawaslu Masa Jabatan 2022-2027, yang dilaksanakan di Ball Room Swiss Bell Bell Hotel Balikpapan, Jumat (12/11/2021). Hadir pada acara tersebut diantaranya Andi Baso Indra selaku Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri RI, Sidiq selaku Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kalimantan Timur dan Nurzam Ramadhan selaku Kasubprogram Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian dalam Negeri. Hadir pula Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur. Seluruh Ketua serta anggota dari KPU dan Bawaslu dari seluruh Kabupaten kota yang ada di Kalimantan Timur. Juga hadir kepala Kesbangpol dari seluruh Kabupaten Kota seKaltim dan Kepala Kesbangpol Kabupaten Kota dari Provinsi Sulawesi Selatan. Acara Sosialisasi Pendaftaran Seleksi Calon Anggota KPU dan Anggota Bawaslu ini dikemas dalam bentuk seminar dengan moderator Nurzam Ramadhan selaku Kasubprogram Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri dengan nara sumber Andi Baso Indra selaku Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri RI dan Sidiq selaku Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kalimantan Timur. Dalam paparannya, Andi Baso Indra menyampaikan, bahwa jadwal penyerahan dokumen adminitrasi bagi calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI berakhir pada tanggal 15 November 2021 pukul 16.00 WIB. Dan pengumuman hasil verifikasi adminitrasi akan diumumkan pada tanggal 17 November. Dia juga menyebut, untuk penyerahan berkas sendiri bisa melalui tiga pintu. Yaitu secara online di website resmi di www.seleksikpubawaslu.kemendagri.go.id dan bisa juga datang ke kantor Kementrian Dalam Negeri serta bisa juga mengirimkan surat ke kami. “Namun saya meminta agar tidak mengirimkan dokumennnya ke tiga-tiganya. Cukup salah satunya saja,” ujar Andi Baso Indra. Untuk Tim Seleksi sendiri menurut Andi Baso Indra sudah ditetapkan melalui Kepres Nomor 120/P/2021 yang ditetapkan pada tanggal 7 Oktober 2021. Tim seleksi ini tugasnya untuk menyeleksi 14 Calon Anggota KPU RI dan 10 Calon Anggota Bawaslu RI. Ini untuk di level pusat. Sementara Tim Seleksi untuk anggota KPU RI dan Bawaslu RI itu berjumlah 11 orang atau yang disebut dengan Tim 11. Yang terdiri 3 orang dari kalangan pemerintahan, 4 orang dari akademisi dan 4 orang lagi dari unsur masyarakat.  Andi Baso Indra juga menghimbau kepada semua awak media untuk bisa ikut mempublikasikan tentang pendaftaran Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI. Di mana tanggal terakhir pendaftaran adalah 15 November pukul 16.00 WIB. “Dan pendaftaran ini berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia. Silahkan saja mendaftar dan tanggal 17 Novembernya pengumuman adalah hasil test adminitrasi,” pungkasnya.   

KPU Kota Balikpapan Gelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Oktober 2021

BALIKPAPAN—KPU Kota Balikpapan menggelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha dan dihadiri seluruh komisioner, Sekretaris KPU Kota Balikpapan dan seluruh Kasubag dan staff Sekretariat KPU Kota Balikpapan yang digelar di Aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Jumat (29/10/2021) Dalam rapat pleno ini, Noor Thoha menyampaikan bahwa agenda utama rapat pleno ini adalah membahas jumlah pemilih yang berkelanjutan dari bulan ke bulan. “Jadi dalam rapat pleno ini, kami membahas jumlah pemilih berkelanjutan dengan bekerja sama dengan sejumlah stake holder setiap bulan. Atau tepatnya diakhir bulan,” ujar Noor Thoha. Ia juga menyebutkan, bahwa jumlah pemilih berkelanjutan ini pasti mengalami perubahan jumlah di setiap bulannya. “Itukan dilihat dari data yang kita dapat. Seperti warga yang meninggal dunia. Maka kita. Kemudian warga yang memasuki umur 17 tahun, maka kita tambahkan. Makanya angkanya pasti mengalami perubahan,” ujar Noor Thoha. Untuk edisi bulan November ini, jumlah pemilih laki-laki berjumlah 223.707 dan jumlah pemilih perempuan adalah 223.882. Jadi kalua dijumlahkah jumlah pemilih berkelanjutan untuk bulan November ini adalah : 447.589 orang. Noor Thoha menambahkan, bahwa rapat pleno dalam membahas Daftar Pemilih Berkelanjutan ini akan terus dilakukan sampai dengan menjelang hari pencoblosan pada Pemilu serentak di tahun 2024 yang akan datang. “Intinya rapat pleno tentang daftar pemilih berkelanjutan ini akan kita gelar di setiap akhir bulan hingga mendekati penetapan Daftar Pemilih Tetap pada Pemilu tahun 2024 mendatang,” pungkasnya.

KPU Kota Balikpapan Gelar Wisuda Sekolah Demokrasi

BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan melaksanakan Wisuda Sekolah Demokrasi yang digelar di Aula Kantor KPU Kota Balikpapan, Sabtu siang (28/08/2021). Hadir pada acara Wisuda Sekolah Demokrasi itu diantaranya Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, seluruh Komisioner, Ahmadi Azis dari Bawaslu Kota Balikpapan serta para guru dan lima siswa yang dinilai berprestasi dari enam sekolah saat mengikuti Sekolah Demokrasi yang telah digelar beberapa waktu secara virtual tersebut. Sekolah Demokrasi yang diprakarsai oleh KPU Kota Balikpapan ini diiuti oleh enam sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Balikpapan, SMA Negeri 2 Balikpapan, SMA Negeri 3 Balikpapan, SMA Negeri 5 Balikpapan, SMK Negeri 3 Balikpapan dan SMK Negeri 5 Balikpapan. Dari masing masing sekolah tersebut, pihak sekolah telah menetapkan ada lima siswa yang dinilai berprestasi ketika mengikuti sekolah demokrasi ini. Dalam sambutannya Ketua KPU Kota Balikpapan menyampaikan, bahwa perlunya pengetahuan tentang demokrasi begitu penting. Sehingga patut ditanamkan sejak dini. “Demokrasi itu memilih pemimpin, pemimpin itu walikota, gubernur, presiden. Serta memilih wakil rakyat baik di DPR-RI maupun DPRD. Itu dalam konteks demokrasi ada dua jalur, yaitu jalur partai politik dan jalur konstentasi. Dan ini domainnya ke KPU. Untuk itu di sinilah pentingnya adik adik sekalian agar kalian memahami apa itu demokrasi dengan mengikuti sekolah demokrasi ini,” ujarnya. Usai memberikan sambutan, pada kesempatan ini pula, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyempatkan diri untuk memberikan selempang kepada lima siswa dari masing masing sekolah, yang terdiri dari enam sekolah. Ke lima siswa terbaik itu merupakan hasil seleksi dari pihak sekolah karena dinilai berprestasi saat mengikuti sekolah demokrasi yang dilaksanakan dalam lima sesi yang digelar beberapa waktu lalu secara virtual oleh KPU Kota Balikpapan. Usai memberikan selempang kepada lima siswa berprestasi dari enam sekolah dalam acara Wisuda Sekolah Demokrasi tersebut, acara dilanjutkan dengan memberikan piagam penghargaan kepada para seorang guru dari perwakilan enam sekolah tersebut. Mereka adalah Drs Hambran Mpd dari SMA Negerri 1, Dra Kusdwiani Mpd dari SMA Negeri 2, Drs Hj Sri Eko Padmo SMA Negeri 3, Maya Safitri SpD dari SMA Negeri 5, Drs Bintoro dari SMK Negeri 3 dan Bintang Abdillah dari SMK Negeri 5. Noor Thoha menyampaikan, pada acara Wisuda Sekolah Demokrasi ini merupakan acara simbolik yang memberikan makna bahwa partisipasi dari sekolah terhadap kegiatan KPU Kota Balikpapan berupa Sekolah Demokrasi dinyatakan selesai dengan ditandainya acara wisuda ini. “Setelah selesainya ini, ada beberapa siswa yang menurut pihak sekolah berprestasi oleh bapak ibu gurunya untuk meneruskan ke teman temannya di sekolah. Harapan kami tentu saja siswa siswi yang wisuda hari ini akan menjadi pioner di sekolah-sekolahnya sebagai agen perubahan, bagaimana menyadarkan teman-temannya agar sadar apa yang namanya demokrasi itu,” ujar Noor Thoha. Sementara itu, salah seorang guru dari SMA Negeri 1 Balikpapan Drs Hambran Mpd mengatakan, bahwa kegiatan semacam ini diharapkan terus dilaksanakan lagi untuk membina generasi muda, khususnya para siswa yang masuk katagori pemilih pemula. Agar faham tentang Pemilihan Umum. “Dari sekolah demokrasi yang kita ikuti secara virtual itu, kita dapat pengetahuan tentang pemilihan umum itu sendiri. Terus bagaimana fungsinya dari Bawaslu. Sehingga anak-anak faham tentang Pemilihan Umum itu. Sehingga di tahun 2024 nanti, mereka sudah siap berpartisipasi untuk mensukseskan Pemilu serentak sebagai bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki hak untuk turut mencoblos pilihannya sendiri pada Pemilu serentak mendatang,” pumgkas Hambran.  

Populer

Belum ada data.